Sejumlah Wilayah di Kota Tanjungpinang, Masih Alami Kekeringan Air Bersih

  • 24 Apr 2026 19:51 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Permasalahan krisis air bersih masih terjadi di sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Hal ini diketahui, saat Reses anggota DPRD Kepri, Rudi Chua, di Tanjungpinang.

Menurut Rudi, terdapat tiga kelurahan di Tanjungpinang yang masih mengalami kesulitan air bersih. Meski Pulau Bintan, telah diguyur hujan beberapa hari terakhir ini, namun kebutuhan air belum terpenuhi.

“Hujan tak merata, sehingga di Kelurahan Senggarang dan Kelurahan Kampung Bugis, masih kekurangan air bersih,” ujar Rudi Chua, Jumat, 24 April 2026. Akibatnya, sumber air yang diharapkan dapat terisi kembali belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Sebagai solusi saat ini, untuk memenuhi kebutuhan air di dua kelurahan tersebut dapat memanfaatkan air kolam bekas galian tambang bauksit. Namun, harus ditelaah terlebih dahulu, supaya tidak merugikan masyarakat.

“Kan ada kolam di Korem, terus beberapa titik bekas galian bauksit. Nah, itu jika dikelola dengan baik bisa menjadi sumber air sementara. Tapi, harus dikaji dahulu untuk keamanan masyarakat,” tuturnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga Pulau Penyengat. Mereka mengaku kesulitan mengakses air bersih akibat gangguan pada system Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang dikabarkan kembali mengalami kerusakan.

Kondisi ini memperparah situasi, kata Rudi, karena fasilitas itu menjadi salah satu sumber utama penyediaan air bersih bagi warga. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk mengatasi permasalahan ini,

“Warga sampaikan sudah sebulan rusaknya. Jadi, perlu perbaikan infrastruktur maupun distribusi bantuan air bersih, agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi. Karena SWRO, sumber utama warga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....