Akses Bacaan Terbatas, Literasi Kepri Jadi Sorotan DPR RI
- 23 Apr 2026 16:05 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Moh. Bisri, menghadiri kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI di Kabupaten Karimun, Rabu, 22 April 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari masa persidangan IV Tahun 2025 - 2026 yang membahas berbagai isu, termasuk penguatan literasi di daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bisri menyampaikan sejumlah capaian serta kendala yang dihadapi DPK Kepri dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Ia menekankan, pentingnya mengembalikan kegemaran membaca, khususnya di kalangan pelajar, melalui dukungan kebijakan dan penguatan regulasi.
“Terutama dalam pengalokasian anggaran untuk pengadaan buku pengayaan di sekolah,” ujar Moh. Bisri.

Bisri mengungkapkan, bahwa minat baca masyarakat sebenarnya tergolong tinggi. Namun, keterbatasan akses terhadap bahan bacaan, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), menjadi faktor utama yang menghambat peningkatan budaya literasi.
“Hal ini berdampak pada rendahnya semangat membaca,” ucapnya.
Bisri mengatakan, minimnya sarana dan prasarana perpustakaan, baik di sekolah maupun perpustakaan umum, yang belum memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Kondisi tersebut turut memengaruhi penilaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Provinsi Kepri.
”Indikator tahun 2025 berbeda dari tahun sebelumnya yang sangat berdampak pada angka IPLM di seluruh Provinsi di Indonesia,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....