Tausiyah Haji Lingga, Pengingat Panggilan Suci Tak Main-Main
- 20 Apr 2026 11:00 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Pelepasan jemaah haji di Masjid Jami’ Sultan Lingga, tak hanya diwarnai haru, tapi juga tausiyah yang menohok. Pesannya jelas, haji bukan sekadar perjalanan, melainkan panggilan suci yang tidak bisa dijalani setengah hati.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Lingga, Abdurokhman, mengingatkan bahwa ibadah haji adalah jawaban atas seruan Allah yang sudah ada sejak zaman para nabi. Ia menekankan pentingnya memahami makna talbiyah sebagai bentuk kesungguhan hati.
"Ibadah ini, kata dia, bukan sekadar ritual, tapi komitmen spiritual yang harus dijaga," kata Abdurokhman, Minggu 19 April 2026.
Abdurokhman mengatakan, bahwa setiap jemaah datang sebagai tamu istimewa Allah SWT. Selain itu kedudukan jemaah haji sangat mulia dalam pandangan agama. Bahkan dalam sejarah, Rasulullah SAW pernah menitipkan doa kepada sahabatnya yang akan berhaji.
“Jemaah haji berangkat dalam rangka memenuhi panggilan Allah melalui seruan Nabi Ibrahim, yang kita jawab dengan talbiyah sebagai bentuk kesungguhan," ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa ibadah haji merupakan jejak panjang perjalanan spiritual para nabi. Setiap rangkaian ibadah yang dilakukan memiliki nilai sejarah dan makna pengabdian yang mendalam.
"Manfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak doa dan ibadah, karena jemaah haji adalah tamu Allah yang dimuliakan," tambahnya.
Tausiyah ini menjadi pengingat keras bahwa haji bukan sekadar berangkat dan pulang. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan jiwa yang menuntut kesungguhan, keikhlasan, dan tanggung jawab spiritual yang besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....