Psikolog Soroti Dampak KDRT pada Kesehatan Mental Anak

  • 18 Apr 2026 15:44 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memberi dampak besar pada kondisi psikologis anak. Paparan konflik orang tua berpotensi membentuk luka batin yang memengaruhi perilaku hingga dewasa.

Psikolog, Mirta Yolanda, mengatakan anak yang menyaksikan KDRT cenderung mengalami tekanan emosional mendalam. Trauma tersebut bisa tersimpan lama dan muncul saat anak beranjak dewasa.

“Dampaknya sangat signifikan terhadap kondisi psikologis anak, meski tidak selalu terlihat saat masih kecil,” ujar Mirta Yolanda, Sabtu, 18 April 2026.

Dirinya menjelaskan anak bisa meniru pola perilaku yang dilihat dari orang tuanya di rumah. Hal ini membuka kemungkinan anak kelak menjadi pelaku atau justru korban kekerasan.

“Anak yang melihat langsung kekerasan bisa tumbuh dengan pola perilaku yang sama seperti apa yang sang anak lihat,” tuturnya.

Ia menjelaskan trauma masa kecil sering kali tidak disadari sebagai luka batin oleh anak. Namun, pengalaman itu memengaruhi cara berpikir, emosi, dan respons sosial ketika dewasa.

Mirta menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap anak yang hidup dalam lingkungan KDRT. Intervensi dini diperlukan agar dampak psikologis tidak berlarut-larut.

“Jika tidak ditangani, luka batin ini dapat memengaruhi kesehatan mental jangka panjang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....