Letjen Kunto Pimpin Latihan TFG Antisipasi Gempa Megathrust
- 16 Apr 2026 18:54 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, memimpin langsung kegiatan Tactical Floor Game (TFG). Hal ini dalam rangka latihan kesiapsiagaan penanggulangan bencana gempa bumi megathrust di Markas Korem (Makorem) 041/Gamas, Bengkulu, Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, Basarnas, BMKG, hingga unsur pendukung lainnya. Peserta mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun melalui video conference dari sejumlah wilayah rawan terdampak di Sumatra, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.
TFG digelar sebagai langkah konkret untuk memperkuat kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi gempa megathrust yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Latihan ini difokuskan pada penyamaan persepsi, pematangan rencana operasi, serta peningkatan koordinasi lintas sektor agar respons penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terpadu.
Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menegaskan, kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi faktor utama dalam menghadapi ancaman gempa megathrust, khususnya di wilayah Sumatra. Setiap elemen harus memahami peran dan mekanisme koordinasi secara jelas agar penanganan dapat berjalan efektif.
“Harus memahami peran dan mekanisme koordinasi secara jelas,” ujar Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Dalam simulasi yang dilakukan, peserta membahas secara komprehensif skenario penanggulangan bencana. Yaitu, dimulai dari deteksi dini, pengerahan kekuatan, evakuasi korban, penanganan medis, distribusi logistik, hingga langkah pemulihan awal pascabencana.
Selain itu, TFG juga menjadi media visualisasi kondisi lapangan, sehingga setiap unsur dapat memahami secara rinci tugas dan fungsi masing-masing dalam situasi darurat. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan pengambilan keputusan secara cepat dan terukur bagi para pimpinan di lapangan.
Kunto berharap, melalui latihan ini sinergi antarinstansi semakin kuat. Sehingga respons terhadap bencana dapat dilakukan secara lebih efektif demi keselamatan masyarakat.
“Melalui latihan ini, kita bangun kolaborasi yang solid agar seluruh unsur mampu bergerak serempak dan terkoordinasi saat bencana terjadi,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....