Optimalisasi Pengelolaan: Gubernur Kepri Hibahkan Aset Strategis ke Pemko

  • 08 Apr 2026 14:06 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi melakukan penandatanganan hibah Barang Milik Daerah (BMD) di Ruang VIP Bandara RHF guna mendorong produktivitas aset daerah. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa pengalihan status ini bertujuan agar aset-aset tersebut dapat dikelola secara lebih maksimal dan ekonomis oleh pemerintah kota.

“Saya ucapkan terima kasih pak Wali, karena juga mengibahkan lahan di Pulau Penyengat dalam membangun monumen tugu Bahasa,” kata Ansar Ahmad, Rabu 8 April 2026.

Ansar menjelaskan bahwa kebijakan serupa juga tengah dilakukan di berbagai kabupaten dan kota lain di wilayah Kepulauan Riau. Menurutnya, fasilitas ekonomi yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah setempat akan jauh lebih produktif dalam mendukung pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Nanti akan kita ikuti lagi penyerahan sejumlah aset di beberapa daerah agar dapat mendukung pengembangan PAD,” ujarnya.

Salah satu poin penting dalam hibah ini adalah penyerahan aset di kawasan Bintan Center dan fasilitas kesehatan di Tanjungpinang Barat. Gubernur berharap kolaborasi ini memperkuat infrastruktur penunjang ekonomi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan apresiasi atas penyerahan aset Puskesmas Tanjungpinang Barat serta kawasan PPLP Bintan Center. Pihaknya mengaku telah menyiapkan rencana strategis untuk memanfaatkan lahan dan bangunan tersebut demi kepentingan publik.

“Terima kasih pak Gubernur membantu pelayanan masyarakat, terutama di sektor kesehatan dan olahraga,” kata Lis Darmansyah.

Lis menjelaskan terkait gedung PPLP di Bintan Center, Pemko Tanjungpinang berencana melakukan desain ulang menjadi stadion indoor mini yang representatif. Fasilitas ini nantinya akan mewadahi berbagai cabang olahraga, termasuk sepak takraw, guna mendukung prestasi atlet lokal.

“Kita akan mendesain ulang menjadi stadion indoor mini untuk aktivitas sejumlah olahraga,” ucapnya.

Selain stadion, fokus utama Pemko Tanjungpinang adalah mengoptimalkan aset kolam renang berstandar nasional untuk mencetak atlet renang berprestasi. Lis menekankan bahwa kepemilikan aset yang jelas sangat krusial agar kegiatan berskala nasional maupun internasional dapat diselenggarakan di Ibu Kota Provinsi.

“Tanjungpinang itu prestasi renang sangat luar biasa, pelan-pelan kita revitalisasi kolam renang itu agar dapat melaksanakan kegiatan nasional maupun internasional,” tuturnya.

Lis menegaskan bahwa pembangunan Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi memerlukan sinergi kuat antara pemerintah kota dan provinsi. Kerjasama berkelanjutan ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi infrastruktur kota dan mewujudkan pembangunan yang merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....