Status Siaga Karhutla, Masyarakat Diminta Waspada Kelalaian Memicu Api

  • 31 Mar 2026 10:14 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menetapkan status siaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring meningkatnya kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi cuaca panas dan kering, ditambah keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah, menjadi faktor utama meningkatnya risiko kebakaran.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmasyah, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan bahwa mayoritas kebakaran terjadi akibat kelalaian manusia. Mengingat, dalam kondisi cuaca panas dan kering seperti saat ini, potensi kebakaran sangat tinggi.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar, karena api sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan,” ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menambahkan, keterbatasan sumber air menjadi kendala serius dalam proses pemadaman di lapangan. Bahkan, beberapa sumber air saat ini mulai mengalami penurunan debit bahkan mengering.

"Hal ini tentu menyulitkan proses pemadaman. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi upaya paling efektif yang harus kita lakukan bersama,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap potensi pemicu api lainnya, seperti membuang puntung rokok sembarangan, serta botol plastik yang dapat memicu panas di area kering dan bervegetasi.

Teguh juga mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, BPBD turut menyuplai air bersih ke permukiman warga, sekaligus membantu kebutuhan air untuk pemadaman kebakaran.

“Kita masih dalam musim kemarau dan kesulitan mencari sumber air bersih. Untuk itu, kami imbau warga berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan,” tuturnya.

Pemko Tanjungpinang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla dapat diminimalisir demi menjaga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....