Literasi Instan: Bahaya Membaca Judul Tanpa Memahami Isi
- 31 Mar 2026 07:43 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Diera digitalisasi membuat berbagai kehidupan masyarakat lebih mudah dan instan. Kondisi ini juga menjadikan literasi masyrakat menjadi instan dan tidak mendalam.
Ketua Pengurus Wilayah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Harken, mengatakan permasalahan saat ini adalah literasi masyarakat yang serba instan. Masyarkat lebih menyukai hal instan ketika membaca informasi.
"Masyarakat ketika ada informasi hanya membaca judul dan membaca sekilas tanpa memahami. Ini menjadi permasalahan saat ini," ujar Harken, Selasa, 31 Maret 2026.
Padahal, literasi yang baik adalah dapat memahami isi dari informasi yang didapat. Bukan sekedar hanya membaca, tetapi tidak mengetahui isi dan makna yang terkandung dari informasi yang dibaca.
"Literasi bukan sekedar membaca dan menulis, akan tetapi memahami makna yang terkandung didalamnya juga sebagai literasi," tuturnya.
Namun, tingkat literasi tertinggi adalah perubahan prilaku ketika mendapat informasi. Perubahan prilaku tersebut seperti ketika mendapat informasi tidak langsung disebarkan akan tetapi membuka ruang diskusi.
"Perubahan prilaku seperti anak berdiskusi dengan orang tuanya dan lainnya. Selian itu juga ada peningkatan kreativitas, jika tidak kita belum literat," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....