Awal Tahun 2026 Kejadian Karhutla di Tanjungpinang Meningkat Signifikan
- 30 Mar 2026 10:30 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan Kota Tanjungpinang mencatat di awal tahun 2026 ada 139 kejadiaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Karhutla terjadi kebanyakan disebabkan oleh human eror atau kelalaian.
Kepala Damkar Kota Tanjungpinang, Juliadi Halomoan, mengatakan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terdapat peningkatan yang cukup signifikan. Tren kebakaran pada tahun ini menurutnya sangat luar biasa. Bahkan dapat dibilang menjadi kejadian yang tertinggi dalam satu dekade terakhir.
“Pada tahun pertama aja sudah 139 kasus, sedangkan pada tahun 2025 karhutlanya selama satu tahun hanya 89 kasus,” ujar Juliadi Halomoan, Senin, 30 Maret 2026.
Kondisi ini, kemungkinan dipengaruhi oleh musim panas yang panjang, sehingga potensi kebakarannya cukup tinggi. Kejadian Karhutla tahun ini, menghanguskan hampir sekitar 123 hektar lahan, yang sebagian besar terjadi di wilayah Senggarang dan Dompak.
Dari kejadian kebaran yang terjadi pada tahun 2026, hasil investigasi di lapangan sebagian besar kebakaran di duga disebabkan oleh prkatik pembakaran sampah yang tidak diawasi dengan baik. Prilaku tersebut kemudian menyebababkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini.
Selain, human eror ada pula beberapa kasus yang terjadi secara alami atau tidak diketahui penyebab pastinya. Dicontohkannya, kabakaran yang mungkin dipicu oleh punting rokok atau pembiasan Cahaya matahri seperti botol plastik dan kaca yang kemungkinan memicu kebakaran.
“Secara umum, sebagian besar kebakaran terjadi karena kelalaian masyarakat yang membakar sampah sembarangan atau senagaja melakukan pembakaran,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....