Pedagang Usulkan Solusi untuk Tekan Harga Daging Segar di Pasar
- 29 Mar 2026 15:46 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pedagang daging sapi di Pasar Bintan Centre mengusulkan tiga solusi untuk menekan harga daging agar lebih terjangkau masyarakat. Usulan itu disampaikan setelah pelaksanaan pasar murah yang dinilai membantu warga berpenghasilan rendah menikmati daging segar.
Thamrin mengatakan solusi jangka pendek telah dibuktikan lewat pasar murah dengan distribusi sekitar 1,5 ton daging segar bersubsidi. Sekitar 700 warga dari berbagai kalangan disebut merasakan manfaat program tersebut.
“Pasar murah itu memang tidak banyak, tapi cukup membantu masyarakat kecil,” kata Thamrin, Minggu, 29 Maret 2026.
Untuk solusi jangka menengah, ia mendorong pemerintah daerah berkolaborasi dengan pemerintah pusat menghadirkan kapal angkutan khusus ternak dan bahan pangan. Menurutnya, karakter wilayah kepulauan membuat transportasi laut menjadi faktor penentu harga daging di pasaran.
“Kalau ada kapal khusus, tentunya ongkos angkut kapal bisa ditekan dan harga daging jadi ikut turun,” ucapnya.
Thamrin menjelaskan biaya angkut sapi dari Lampung ke Tanjungpinang saat ini mencapai sekitar Rp4 juta per pengiriman karena harus melalui moda darat dan laut. Biaya itu jauh lebih mahal dibanding saat masih ada kapal rakyat yang hanya sekitar Rp1,25 juta.
“Dulu ongkos murah karena ada kapal khusus ternak dari Lampung ke Tanjungpinang. Nah, kalau sekarang harus lewat jalur darat dan laut,” ucapnya.
Ia menilai keberadaan kapal logistik yang dikelola pemerintah dapat menjadi solusi permanen distribusi ternak, sayur, dan buah antar wilayah kepulauan. Dengan skema itu, harga daging diperkirakan bisa ditekan di kisaran Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....