FKM Tanjungpinang Minta Masyarakat Jaga Konsistensi Ibadah Pasca Bulan Ramadan

  • 29 Mar 2026 14:07 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Ketua Forum Komunikasi Mubaligh (FKM) Kota Tanjungpinang, Hariyun Sagita, berpesan untuk tetap menjaga konsistensi ibadah setelah bulan Ramadan agar nilai puasa tetap membekas dalam kehidupan sehari-hari. Momentum ini dinilai sebagai latihan kejujuran, ketaatan, dan kesederhanaan yang tidak berhenti saat Ramadan berakhir.

Hariyun mengatakan puasa mendidik manusia untuk jujur kepada diri sendiri karena merasa diawasi Tuhan. Nilai ketaatan yang terbentuk selama sebulan diharapkan tetap terjaga meski tidak dilihat atau dipuji orang lain.

“Puasa melatih kita jujur dan taat meskipun tidak ada yang melihat,” kata Hariyun Sagita, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia mengutip pesan Al-Qur’an tentang ciri orang baik yang gemar berbagi dalam kondisi lapang maupun sempit. Kepedulian sosial, empati, dan kebiasaan menolong sesama disebutnya sebagai karakter yang dibentuk selama Ramadan.

“Ramadan mendidik kita punya jiwa sosial yang tinggi dan peduli kepada sesama,” tuturnya.

Selain itu, Ramadan juga melatih pengendalian emosi dalam situasi marah, kecewa, dan kesal. Kemampuan menahan diri tersebut dinilai sebagai bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat setelah Ramadan.

“Puasa mengajarkan kita mengendalikan emosi dan tidak mudah terpancing,” ucapnya.

Hariyun menambahkan bahwa sifat pemaaf menjadi indikator penting keberhasilan pendidikan Ramadan. Ia mengajak masyarakat untuk menghindari dendam serta membiasakan diri meminta dan memberi maaf.

“Orang yang mudah memaafkan dan tidak pendendam adalah cerminan keberhasilan Ramadan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....