Polsek Tanjungpinang Kota Gerak Cepat Tangani Karhutla
- 25 Mar 2026 21:02 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Polsek Tanjungpinang Kota gerak cepat menangani Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada, Rabu, 25 Maret 2026, siang. Karhutla terjadi di wilayah Datuk Pakau, Tanjung Sebauk Darat RT 002/RW 006, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota.
Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Monang Silalahi mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan laporan dari seorang warga, saksi E (56) langsung ke tempat kebakaran lahan.
Saat tiba di lokasi, saksi mendapati api sudah dalam kondisi membesar dan berpotensi meluas. Menindaklanjuti hal tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Senggarang, Aiptu Agus Sasmita, dan laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Tanjungpinang Kota dan Dinas Pemadam Kebakaran.
"Sekitar pukul 14.30 WIB, pihaknya bersama personel langsung tiba di lokasi kejadian. Tak berselang lama, pada pukul 14.35 WIB, dua unit armada Damkar turut tiba dan segera melakukan upaya pemadaman," ujar AKP Monang Silalahi.
Berkat kerja sama cepat antara petugas pemadam kebakaran dan personel Polsek Tanjungpinang Kota, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1 hektar.
Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Monang Silalahi, bersama unsur terkait juga melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Langkah yang dilakukan seperti mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), menghubungi pemadam kebakaran, meminta keterangan saksi, serta membantu proses pemadaman.
Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materil. Namun, penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan karena belum ada saksi yang melihat langsung sumber api.
Kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan di wilayah Tanjungpinang meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Selain itu, kebiasaan masyarakat seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah tanpa pengawasan juga menjadi faktor pemicu kebakaran, terutama saat disertai angin kencang.
"Masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....