Kurikulum Sekolah Rakyat Perlu Sesuaikan Potensi Maritim Kepri
- 12 Mar 2026 08:50 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dewan Pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) menilai kurikulum Sekolah Rakyat ke depan perlu disesuaikan dengan potensi daerah. Hal ini khususnya sektor kemaritiman yang menjadi keunggulan wilayah Kepri.
Ketua Dewan Pendidikan Kepri, Encik Abdul Hajar, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara rinci kurikulum yang diterapkan di Sekolah Rakyat. Namun menurutnya, pembinaan karakter, pemanfaatan teknologi, serta arah kelanjutan pendidikan siswa perlu menjadi perhatian utama.
”Yang utama itu bagaimana pembelajarannya pembinaan karakternya dan pemanfaatan sarana teknologi yang ada sekarang ini,” ujar Encik Abdul Hajar, Kamis, 12 Maret 2026.
Encik Abdul Hajar menjelaskan, siswa yang berprestasi sebaiknya mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi dengan dukungan pemerintah. Sementara bagi siswa yang tidak melanjutkan pendidikan akademik, dapat diarahkan ke pendidikan vokasional atau pelatihan kerja.
“Perlu dipikirkan bagaimana kurikulum itu bisa mendukung keunggulan maritim daerah,” ucapnya.
Ia juga mendorong adanya konsep pendidikan berbasis kemaritiman atau Blue Education. Dimana dapat mengintegrasikan potensi laut dalam sistem pembelajaran di Kepri.
“Insya Allah saya akan terus mengemukakan ini terutama konsep Blue Education,” tuturnya.
Ia menambahkan, Dewan Pendidikan Kepri juga siap melakukan pemantauan serta memberikan masukan terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat. Evaluasi terhadap kualitas pembelajaran dinilai penting setelah program berjalan, sehingga kekurangan yang ada dapat segera diperbaiki.
”Dewan Pendidikan siap juga untuk memantau membantu memberikan solusi dan pendampingan,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....