Impor Kepri Bulan Januari 2026 Mengalami Peningkatan
- 04 Mar 2026 12:14 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat nilai impor Provinsi Kepri pada bulan Januari 2026 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan bulan Januari 2025. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan impor di sektor migas dan non migas Kepri.
“Nilai impor Kepri bulan Januari 2026 mencapai US$ 2.073,09 juta atau naik 18,48 persen dibanding impor Januari 2025,” ujar Kepala BPS Kepri, Toto Haryanto Silitonga, Selasa, 3 Maret 2026.
Impor migas Januari 2026 mencapai US$315,89 juta naik 9,69 persen. Sementara Impor nonmigas Januari 2026 mencapai US$1.757,20 naik 20,21 persen dibanding Januari 2025.
Peningkatan nilai impor nonmigas Kepri pada sektor industri pengolahan dan hasil pertanian pada Januari 2026 dibandingkan tahun 2025. Impor nonmigas Januari 2026 menyumbang sebesar 84,76% dari total impor dengan rincian Hasil industri sebesar 81,20%, hasil pertanian sebesar 3,71% dan hasil tambang sebesar 0,03%.
“Share impor nonmigas Januari 2026 didominasi oleh HS85 yaitu mesin peralatan listrik dengan nilai US$649,16 juta atau 36,94 persen dari total impor nonmigas,”tuturnya.
Pada Januari 2026, Tiongkok menjadi negara pemasok barang impor terbesar Kepri mencapai US$930,31 juta dengan peranannya sebesar 44,88 persen. Diikuti oleh negara Singapura dan Malaysia sebagai negara asal impor Kepri terbesar kedua dan ketiga tercatat sebesar masing-masing 8,42% impor dari Singapura dan 6,61% impor dari Malaysia.
Tiongkok merupakan negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada Januari 2026, mencapai US$926,57 juta dengan peranan sebesar 52,73 persen. Sedangkan negara pemasok barang impor migas terbesar pada Januari 2026 yaitu Fed Russia dengan nilai impor mencapai US$124,03 juta dengan peranan sebesar 39,26 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....