Disdagin Tanjungpinang Siapkan Operasi Pasar Murah Awal Maret

  • 27 Feb 2026 23:02 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) akan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) pada 4 hingga 5 Maret 2026 mendatang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan, Jumat, 27 Februari 2026.

Kepala Bidang Stabilisasi Harga Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto, mengatakan intervensi pasar dilakukan menyusul terjadinya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, khususnya sayur-mayur di pasar tradisional dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah menilai stabilisasi harga perlu segera dilakukan agar lonjakan tidak semakin meluas.

”Untuk menekan harga, kita akan menggelar Operasi Pasar Murah pada 4 hingga 5 Maret 2026,” ujar Riyanto

Riyanto mengungkapkan, berdasarkan pantauan per Rabu, 25 Februari 2026, beberapa jenis sayuran mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga kacang panjang naik dari Rp. 16 ribu menjadi Rp. 24 ribu per kilogram, buncis dari Rp. 14 ribu menjadi Rp. 20 ribu per kilogram, serta sawi meningkat hingga dua kali lipat menjadi Rp. 16 ribu per kilogram.

Riyanto menjelaskan, kenaikan harga tersebut dipicu terbatasnya pasokan akibat gagal panen di sejumlah daerah penghasil. Selain itu, komoditas cabai juga mengalami kenaikan harga, dimana cabai nano mencapai Rp. 115 ribu per kilogram, sementara cabai merah berada di kisaran Rp68 ribu per kilogram.

”Kenaikan harga sayuran disebabkan rata-rata gagal panen dari daerah penghasil,” ucapnya.

Disdagin juga mewaspadai potensi gangguan pasokan kol dan brokoli setelah adanya informasi kapal pengangkut sayuran yang tenggelam. Pemerintah segera berkoordinasi dengan distributor guna mengantisipasi dampak terhadap ketersediaan pasokan dari luar daerah.

”Kita akan segera berkoordinasi dengan distributor dalam mengantisipasi dampak pasokan luar daerah,” tuturnya.

Meski sejumlah komoditas hortikultura mengalami kenaikan, harga kebutuhan pokok utama seperti beras Rp. 12 ribu per kilogram, gula Rp. 17 ribu per kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp. 15.700 per liter masih terpantau stabil. Ia berharap pelaksanaan Operasi Pasar Murah nantinya mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau pada Ramadan 1447 H/2026 Masehi.

”Semoga OPM nanti, harga pangan lebih terjangkau kepada masyarakat,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....