Harga Daging Sapi di Tanjungpinang Lampaui HET
- 27 Feb 2026 22:52 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang mencatat harga daging sapi segar di pasaran mengalami kenaikan. Hal ini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp. 140 ribu per kilogram, Jumat, 27 Februari 2026.
Kepala Bidang Stabilitas Pangan, Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan dalam dua hari terakhir, harga daging sapi di Pasar Bintan Center mencapai Rp. 160 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah di bulan Ramadan.
Meski demikian, ia memastikan harga sejumlah komoditas pangan lainnya masih relatif stabil. Dari hasil monitoring lapangan, harga sayur-mayur dan kebutuhan pokok lain masih berada dalam kondisi aman serta terkendali di pasaran.
“Pemantauan kami, sayur-sayuran sebagian besar masih harga normal, aman dan terkendali,” ujar Riyanto.
Riyanto menjelaskan, kenaikan harga daging sapi dipengaruhi meningkatnya harga sapi hidup di tingkat peternak, khususnya di wilayah Lampung sebagai daerah pemasok utama. Harga sapi bobot hidup naik dari sebelumnya Rp. 50 ribu menjadi Rp. 55 ribu per kilogram, ditambah tingginya biaya distribusi menuju Tanjungpinang.
Menurutnya, kondisi kenaikan harga dari sisi hulu tersebut menyebabkan harga daging sapi sulit kembali ke posisi HET dalam waktu dekat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipasi agar lonjakan harga tidak semakin tinggi.
”Ada kenaikan dari hulu, maka untuk kembali ke harga normal (HET) kemungkinan cukup sulit,” ucapnya.
Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Badan Pangan Provinsi Kepulauan Riau bersama distributor untuk mencari solusi pengendalian harga dari rantai pasok hulu hingga hilir. Upaya ini dilakukan guna menekan potensi kenaikan harga pangan.
”Kita terus berkoordinasi dalam mencari solusi untuk menekan potensi kenaikan lebih lanjut,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....