Cabai Merah Jadi Andalan Petani Milenial Tanjungpinang
- 22 Feb 2026 16:19 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kontribusi petani milenial terhadap ketahanan pangan di Kota Tanjungpinang dinilai belum signifikan. Secara keseluruhan, produksi pertanian daerah ini juga belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang, Anik Kisdaryani, mengatakan produksi pertanian di Tanjungpinang masih terbatas. Bahkan, kontribusi sektor pertanian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat hanya sekitar 2 hingga 5 persen.
“Secara keseluruhan, produksi pertanian kita belum mencukupi kebutuhan masyarakat Tanjungpinang,” ujar Anik Kisdaryani, Minggu, 22 Februari 2026.
Anik menjelaskan, keterbatasan tersebut disebabkan minimnya lahan pertanian. Tanjungpinang bukan merupakan daerah sentra produksi seperti wilayah lain di Indonesia, sehingga pasokan pangan masih bergantung dari luar daerah.
”Kita bukan daerah produksi, kita lahannya tidak seperti daerah produksi yang lain,” ucapnya.
Terkait petani milenial, Anik menyebut hingga saat ini belum ada target khusus yang ditetapkan untuk peningkatan produksi. Namun, upaya pembinaan tetap dilakukan, terutama dengan mendorong komoditas strategis.
Pihaknya menekankan, penanaman cabai merah sebagai komoditas utama bagi petani milenial. Selain menjadi kebutuhan pokok masyarakat, cabai merah juga termasuk komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi daerah.
“Cabai merah tetap kita jadikan primadona karena menjadi salah satu indikator inflasi,” katanya.
Anik menambahkan, tanaman musiman seperti cabai dan jagung dipilih karena masa panennya relatif singkat, sekitar empat hingga lima bulan. Hal ini dinilai lebih mendukung perputaran ekonomi petani dibandingkan tanaman tahunan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan.
”Kalau tanaman tahunan kan butuh waktu yang bertahun-tahun nih, kalau cabai hanya 4 bulan sampai 5 bulan saja,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....