Tidak Semua Mubaligh di Tanjungpinang Mengisi Ceramah Masjid

  • 18 Feb 2026 15:04 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Mubalig Kota Tanjungpinnag tidak semuanya dapat mengisi ceramah di masjid-masjid dan surau yang di Kota Tanjungpinang. Hal tersebut dikarenakan Faktor dari Mubalig yang menjadi imam masjid hingga faktor jarak dan akomodasi.

Ketua Forum Komunikasi Mubaligh (FKM) Kota Tanjungpinang, Hariyun Sagita, mengatakan dalam data base di FKM Kota Tanjungpinang ada 401 mubaligh yang terdaftar. Sementara untuk jumlah masjid dan surau di Kota Tanjungpinang ada kurang lebih 330.

Dari jumlah mubaligh dan rumah ibadah yang ada sebetulnya mencukupi untuk para mubaligh mengisi ceramah ramadan di masjid dan surau-surau. Akan tetapi, sebagain mubalig ada yang sudah beralih profesi menjadi imam tetap, sehingga tidak dapat melakukan ceramah berkeliling.

“Sebagian mubalig ada yang beralih profesi di ramadan kali ini dengan menjadi iman, jadi tak bisa keluar-keluar gitu,” ujar Hariyun Sagita, Rabu, 18 Februari 2026.

Selain itu, dikatakan Hariyun, ada beberapa surau maupun masjid di wilyah-wilayah yang terpencil seperti, Tanjung Moco, Kelam Pagi, dan beberapa wilayah lainnya tidak mendaftarkan mubalig untuk mengisi cermah. Hal ini disebabkan oleh jarak yang cukup jauh dan faktor akomodasi yang belum dapat disediakan oleh masjid dan surau.

Maka, di bulan ramadan 1447 Hijriah tahun ini pihaknya hanya menerjun 320 mubaligh. Mereka nantinya akan bergiliran di setiap masjid dan surat untuk mengisi ceramah selama bulan ramadan.

“Sehingga mereka belum bisa mendatangkan mubalig dari Tanjungpinang pada tahun ini. Menunggu sampai mereka dapat mendatangkan mubalig nantinya,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....