Aplikasi All Indonesia Integrasikan Data Imigrasi Hingga Karantina

  • 15 Feb 2026 11:48 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kantor Imigrasi Tanjungpinang memperkenalkan aplikasi "All Indonesia" untuk mempermudah pendataan penumpang melalui satu platform digital terintegrasi. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami sistem baru yang menggabungkan data kedatangan dari berbagai instansi, Minggu 15 Februari 2026.

Kasi Teknologi Informasi Keimigrasian, Daniel Maxrinto, menyatakan bahwa aplikasi ini menghubungkan data Imigrasi, Bea Cukai, hingga Karantina Kesehatan. Sistem terpadu tersebut kini mencatat seluruh pergerakan warga negara Indonesia maupun asing secara lebih efisien.

“Jadi tiga instansi terhubung antara Imigrasi, Bea Cukai dan Karantina Kesehatan, memudahkan pendataan,” kata Daniel Maxrinto.

Daniel menjelaskan, Transformasi digital ini menggantikan proses pengisian manual yang sebelumnya harus dilakukan secara terpisah di setiap instansi. Penggabungan layanan dalam satu aplikasi dianggap jauh lebih praktis bagi para pelaku perjalanan internasional.

“Aplikasi ini jauh lebih praktis bagi para pelaku perjalanan internasional,” ujarnya.

Meski data paspor sudah terintegrasi secara digital, penumpang diingatkan bahwa paspor fisik tetap menjadi dokumen identitas wajib. Aplikasi ini berfungsi sebagai basis data akurat untuk memantau arus perlintasan tanpa menghilangkan syarat dokumen resmi.

“Aplikasi ini berguna untuk memantau perlintasan tanpa menghilangkan syarat dokumen,” ucapnya.

Saat ini, setiap individu yang menuju Indonesia diwajibkan untuk mengisi dan menggunakan aplikasi "All Indonesia" tersebut. Aturan ini berlaku menyeluruh guna menyeragamkan standar pemeriksaan di pintu masuk negara.

“Aturan ini berlaku guna menyeragamkan standar pemeriksaan bagi mereka yang masuk ke Indonesia,” katanya.

Guna mengantisipasi kendala teknis, petugas di pelabuhan dan bandara telah disiagakan untuk memberikan pendampingan langsung. Operator di lapangan siap membantu penumpang agar proses pemeriksaan tetap berjalan lancar dan cepat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....