Pemkot Tanjungpinang Evaluasi Jadwal Mubaligh Selama Bulan Ramadan

  • 13 Feb 2026 15:24 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah kota Tanjungpinang menyoroti penjadwalan mubaligh di masjid dan surau yang dinilai belum merata menjelang Ramadan. Karena terdapat beberapa masjid atau surau yang hanya di hadiri beberapa kali dikarenakan faktor jarak dan usia para mubaligh.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan penempatan mubaligh harus disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal agar pelaksanaan ceramah berjalan optimal. Koordinasi dengan Forum Komunikasi Mubaligh (FKM) dinilai penting agar distribusi jadwal lebih efektif.

“Penempatan mubaligh di masjid atau surau harus disesuaikan dengan domisili tinggal para mubaligh, supaya tidak ada yang tidak datang,” kata Lis Darmansyah, Jumat, 13 Februari 2026.

Ia menjelaskan bahwa tidak semua mubaligh dapat hadir sesuai jadwal karena berbagai kendala, seperti sakit atau musibah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya memastikan wilayah yang jauh tetap mendapatkan santapan rohani selama Ramadan.

“Kalau memang tidak bisa hadir, mohon diinformasikan kepada Forum Komunikasi Mubaligh (FKM) agar bisa dicarikan pengganti,” ucapnya.

Dirinya mencontohkan beberapa wilayah seperti Sungai Nyirih, Tanjung Lanjut, dan Kampung Bebek yang dinilai masih minim kehadiran penceramah. Kondisi ini menurutnya perlu perhatian agar masyarakat di wilayah tersebut tidak merasa terabaikan.

“Ada beberapa masjid yang hanya mendapat tiga atau empat kali ceramah selama Ramadan,” tuturnya.

Lis berharap pembekalan mubaligh mampu meningkatkan komitmen dalam menjalankan syiar Islam secara merata. Ia juga meminta sinergi antara pemerintah daerah, FKM, dan Kementerian Agama agar pelayanan dakwah menjangkau seluruh wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....