Zoztafia Buka MANETA FEST 2026

  • 11 Feb 2026 15:57 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, hadir langsung dan secara resmi membuka kegiatan MANETA FEST Tahun 2026 yang digelar di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang, Selasa 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang festival dan perlombaan pelajar tingkat SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Dalam sambutannya, Zoztafia menegaskan bahwa MAN Tanjungpinang memiliki sejarah panjang dan penting dalam dunia pendidikan di Kepulauan Riau. Madrasah ini, menurutnya, berawal dari lembaga Pendidikan Guru Agama (PGA) sebelum kemudian bertransformasi menjadi Madrasah Aliyah Negeri seperti saat ini.

“Perubahan dari PGA menjadi MAN menandai perjalanan panjang dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak. Sejak awal hingga sekarang, fokus MAN Tanjungpinang tidak pernah lepas dari pendidikan agama dan pembentukan karakter,” ujar Zoztafia.

Ia juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama terus berupaya melakukan pembenahan dan rehabilitasi MAN Tanjungpinang sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai sejarahnya. Menurutnya, kerapian fisik harus selaras dengan kerapian mental dalam rangka memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

“Kita berkewajiban memelihara MAN Tanjungpinang ini. Saya berharap madrasah ini menjadi salah satu titik koordinat dan barometer pendidikan Islam di Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Zoztafia optimistis, dengan dukungan pemerintah melalui pembangunan gedung menggunakan Skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) beberapa tahun lalu serta rehabilitasi menyeluruh pada 2025, MAN Tanjungpinang akan semakin diminati masyarakat. Ia berharap pada tahun 2026 jumlah siswa yang mendaftar ke MAN Tanjungpinang terus meningkat.

Pada kesempatan tersebut, Zoztafia juga mengapresiasi kehadiran para pendamping dari SMP dan MTs se-Kota Tanjungpinang. Ia menekankan bahwa MANETA FEST bukan sekadar ajang lomba, melainkan media silaturahmi dan pembelajaran sosial bagi para pelajar.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak kita belajar menghargai keahlian orang lain, berani menampilkan kemampuan diri, serta belajar sportif. Ini adalah materi pendidikan yang sangat penting,” tuturnya.

Ia berharap MANETA FEST dapat menjadi spirit bersama. Semakin serius dan berkomitmen dalam mendidik generasi muda agar kelak mampu memilih masa depan mereka secara merdeka, berlandaskan nilai-nilai kebaikan, sehingga tercipta masyarakat yang adil dan makmur.

“Semangat terus, jangan sampai kendor. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat barokah dan ridho dari Allah SWT,” ucapnya.

Kepala MAN Tanjungpinang, Ulfah Ismiati, menyampaikan bahwa MANETA FEST 2026 merupakan momentum strategis yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual peserta didik. Mengusung tema “Enhancing Students’ Talents and Strengthening Social Bonds”, Ulfah menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk menampilkan bakat terbaik sekaligus mempererat ukhuwah dan rasa saling menghargai antar pelajar.

“Pendidikan bukan semata capaian akademik, tetapi pembentukan karakter, kreativitas, dan kematangan emosional serta spiritual. Melalui MANETA FEST, kami ingin memfasilitasi semua itu,” kata Ulfah Ismiati.

Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari Hifdzil Qur’an, Pidato Keagamaan, Marawis, Speech Competition, Bola Voli, Kreasi Yel-Yel, hingga Lomba Poster. Seluruh cabang lomba diharapkan mampu melatih kedisiplinan, kerja sama tim, keberanian tampil, serta sportivitas.

Ketua Panitia MANETA FEST 2026, Rizky Sholeh, dalam laporannya menjelaskan bahwa MANETA FEST merupakan program unggulan MAN Tanjungpinang yang dirancang untuk melatih kerja sama, sportivitas, dan kemampuan manajerial siswa melalui kegiatan berskala antarsekolah. MANETA FEST 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa, 10 Februari hingga Kamis, 12 Februari 2026, dan diharapkan menjadi sarana strategis dalam memperkenalkan MAN Tanjungpinang sebagai madrasah yang aktif, inovatif, serta berkomitmen mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berprestasi.

“Kegiatan ini diikuti oleh 23 sekolah, terdiri dari 19 SMP/MTs di Kota Tanjungpinang dan 4 sekolah dari Kabupaten Bintan, dengan total 343 peserta dan 100 pembina,” jelas Rizky.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....