Degradasi Hutan Picu Kekurangan Air Bersih
- 06 Feb 2026 15:25 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Masalah kekurangan air bersih semakin menjadi perhatian penting di banyak wilayah di seluruh dunia. Salah satu faktor yang berkontribusi pada kekurangan air bersih adalah degradasi hutan yang terus berlangsung. Degradasi hutan merupakan proses kerusakan dan penurunan kualitas hutan yang dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, termasuk kekurangan pasokan air bersih.
Direktur LSM Alim Kepri, Kherjuli, mengatakan bertambahnya jumlah penduduk di suatu wilayah bukan menjadi penyebab berkurangnya air dibumi tetapi di akibatkan oleh degradasi hutan. Oleh karena itu, perlu kerjasama yang sistematis antara pemerintah,swasta dan masyarakat
“Seharusnya masalah degradasi hutan dan kekurangan air bersih dapat teratasi sepanjang dikelola dengan baik,” kata Kherjuli, Jumat, 6 Februari 2026.
Hutan memiliki peran penting dalam siklus hidrologi dan ketersediaan air bersih. Secara alami, hutan mampu menjaga kualitas air, mengatur aliran air, dan menyimpan air dalam tanah. Namun, ketika hutan mengalami degradasi akibat deforestasi, perambahan, pembakaran hutan, dan praktik pertanian yang tidak berkelanjutan, kemampuan hutan untuk mempertahankan ketersediaan air bersih juga terganggu.
Proses degradasi hutan bisa menyebabkan berkurangnya tutupan vegetasi dan tanah hutan, yang akan meningkatkan erosi tanah dan pencemaran air oleh sedimen. Selain itu, hilangnya hutan juga berarti hilangnya tempat penyimpanan air dan penyerapan air oleh tanaman, sehingga menurunkan pasokan air di hulu sungai.
Dampak degradasi hutan terhadap kekurangan air bersih juga dapat terjadi secara tidak langsung, misalnya dengan merusak ekosistem sungai dan perairan, yang pada akhirnya mengganggu pasokan air. Dengan demikian, akan berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Dengan upaya bersama yang menyeluruh, diharapkan masalah kekurangan air bersih dapat diminimalkan dan keberlanjutan sumber daya air dapat terjaga untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....