Tanjungpinang Siapkan Waste to Energy

  • 04 Feb 2026 15:03 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang siap mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Menurut Lis, Tanjungpinang telah memiliki mesin pengolahan sampah yang mampu mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak.

"Kita siap mengubah sampah plastik, yang susah terdaur ulang menjadi sumber energi terbarukan. Sudah kita uji coba, hasilnya dinyatakan aman dan layak guna," kata Lis, Selasa 3 Februari 2026. 

UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, telah memproduksi bahan bakar minyak dari sampah plastik. Bahan bakar yang dihasilkan dari destilasi sampah plastik tersebut, menghasilkan solar, minyak tanah, dan premium. 

Dari 10 kilogram sampah plastik jenis PE, seperti plastik kemasan minyak goreng, menghasil 6 sampai 7 liter bahan bakar minyak, lengkapnya, 3 liter solar, 2 liter minyak tanah, dan 2 liter premium.

"Bagaimana kita mampu mengolah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Terlebih sampah plastik yang puluhan tahun baru bisa terdaur ulang secara alami," ucap Wali Kota.

Produksi solar yang dihasilkan, bahkan telah diuji labor di Sucofindo. Hasilnya dinyatakan dapat digunakan untuk mesin diesel, dengan tingkat oktan 92.

Sebelumnya, permasalahan sampah menjadi atensi Presiden RI, Prabowo Subianto. Seluruh kepala daerah, diminta untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan dan pemanfaatan sampah. Hal itu disampaikan Prabowo pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah yang diikuti oleh seluruh kementerian dan lembaga, unsur TNI/Polri, Kejaksaan, BPS, dan kepala daerah se-Indonesia.

Prabowo juga minta agar daerah mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong kebersihan lingkungan. Hingga faktor kebersihan lingkungan, mampu mendukung iklim pariwisata.

Saat ini tinggal meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar dari sampah. Bukan tidak mungkin produksi unit pengolahan sampah itu diperluas, dan menjadi bahan bakar alternative.

"Seluruh ASN Tanjungpinang, kini  memiliki jadwal gotong royong lingkungan. Artinya, kita siap mendukung dan telah melaksanakan apa yang diarahkan oleh Presiden,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....