Persiapan Strategis Kepri Ramadhan Fair (KURMA) 2026

  • 03 Feb 2026 16:27 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi menjadwalkan kembali perhelatan Kepri Ramadhan Fair (KURMA) yang akan berlangsung pada 2 hingga 8 Maret 2026 mendatang. Penjabat Sekda Kepri, Luki Zaiman Prawira, memimpin rapat koordinasi di Dompak untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dalam menyukseskan agenda tahunan ini.

Luki mengatakan Program KURMA telah menjadi identitas ikonik Kepulauan Riau sejak 2024 sebagai bagian dari agenda nasional KDEKS-KNEKS dalam menyambut bulan suci. Luki menegaskan bahwa konsistensi penjenamaan ini merupakan bukti nyata keberhasilan Kepri sebagai salah satu pelopor penyelenggara Ramadhan Fair di tingkat nasional.

"Program KURMA telah menjadi identitas ikonik Kepulauan Riau sejak 2024," kata Luki Zaiman Prawira, Senin 2 Februari 2026.

Menurutnya, Pemerintah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia Perwakilan Kepri atas dukungan penuhnya sebagai pelaksana teknis ekonomi syariah di daerah. Sinergi ini akan diwujudkan melalui beragam kegiatan, mulai dari kompetisi religi, bazar UMKM, hingga layanan sertifikasi halal dan seminar ekonomi syariah.

"Sinergi ini akan diwujudkan melalui beragam kegiatan," ujarnya.

Lokasi kegiatan tahun ini disepakati akan terbagi dua, yakni pusat bazar di Jalan Merdeka serta acara utama di kawasan Gedung Dekranasda. Pemilihan Gedung Dekranasda bertujuan agar fasilitas pendukung lebih representatif dalam menyambut tamu VIP serta delegasi dari kementerian terkait.

Luki menginstruksikan setiap perangkat daerah untuk segera menunjuk penanggung jawab kegiatan guna mempercepat persiapan teknis dan administratif. Setiap usulan program wajib disertai skema anggaran yang konkret agar implementasi di lapangan berjalan realistis dan akuntabel.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, juga telah memaparkan konsep tata letak panggung dan jadwal acara yang akan segera difinalisasi bersama tim KDEKS. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menyempurnakan penyelenggaraan KURMA 2026 sebagai ajang promosi wisata religi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....