Lis Darmansyah Dorong Maskapai Garuda Bertahan di RHF
- 28 Jan 2026 17:23 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menanggapi serius kabar rencana penghentian operasional maskapai Garuda Indonesia di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, bahwa pentingnya sinergi antar wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) agar konektivitas udara di ibu kota provinsi tidak mati, Rabu 28 Januari 2026.
Lis menjelaskan, bahwa isu mundurnya Garuda bukan disebabkan oleh minimnya keterisian kursi (occupancy rate). Menurutnya, berdasarkan koordinasi awal, langkah tersebut diambil maskapai untuk memenuhi kebutuhan armada di rute-rute yang dianggap lebih menguntungkan secara bisnis.
"Bukan karena tidak ada penumpang, Garuda berencana mengambil armada dari jalur yang kurang gemuk untuk ditempatkan di rute lain," ujar Lis Darmansyah.
Lis mengungkapkan, bahwa perlu adanya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepri dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam. Ia berharap pembagian slot penerbangan dapat dilakukan secara proporsional agar Bandara RHF yang berstatus internasional tetap hidup.
"Pembangunan di Kepri harus saling mendukung. jangan semua penerbangan bertumpu di Batam saja, harus ada ruang yang dibagi," ucapnya.
Lis menambahkan, dalam waktu dekat berencana berkoordinasi dengan pihak manajemen maskapai Garuda. Hal ini bertujuan untuk meminta agar maskapai Garuda tetap bertahan di Bandara RHF Tanjungpinang.
“Dalam waktu dekat kami akan koordinasi dengan manajemen Garuda,” tuturnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengaku telah bergerak proaktif. Hal ini dengan menyurati manajemen maskapai lain untuk membuka rute baru.
"Kami sudah mengajukan permohonan langsung kepada CEO Lion Group agar dapat menambah layanan penerbangan di Tanjungpinang," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....