Bukber Lapas Dabo Hangat, Jeruji Tak Halangi Kebersamaan

  • 19 Mar 2026 14:53 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Ramadan selalu punya cara menghadirkan suasana berbeda, bahkan di tempat yang identik dengan dinding tebal dan jeruji besi. Di Lapas Kelas III Dabo Singkep, kehangatan justru terasa lebih nyata dari biasanya.

Menjelang waktu berbuka, aroma makanan mulai memenuhi ruangan. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersiap menanti azan Magrib, sementara petugas lapas tampak duduk bersama tanpa sekat yang biasanya terasa kaku.

Di tengah suasana itu, Kakanwil Ditjenpas Kepri, Aris Munandar hadir langsung di lokasi. Ia tidak hanya meninjau, tetapi ikut berbuka puasa dan beribadah bersama warga binaan.

Kehadiran Aris Munandar bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Ia ingin memastikan bahwa pembinaan di dalam lapas juga menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritual para warga binaan.

“Saya ingin memastikan bahwa warga binaan tetap merasakan suasana Ramadan dengan penuh kebersamaan dan kekhusyukan,” kata Aris, Rabu 18 Maret 2026.

Suasana berbuka berlangsung sederhana namun penuh makna. Tawa kecil dan obrolan ringan sesekali terdengar, seolah menghapus kesan kaku yang biasanya melekat pada lingkungan lapas.

Petugas dan warga binaan tampak menyatu dalam momen tersebut. Tidak ada jarak yang mencolok, hanya kebersamaan yang mengingatkan bahwa semua orang tetap manusia yang butuh suasana hangat.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih humanis, agar mereka tetap memiliki semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan ibadah bersama yang berlangsung khidmat. Ramadan pun kembali membuktikan, bahkan di balik jeruji, kebersamaan tetap bisa hadir—dan kadang justru terasa lebih tulus, tanpa distraksi dunia luar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....