Program Gerakan Memakmurkan Masjid dan Musala GEMMA
- 16 Mar 2026 13:46 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Semangat memakmurkan rumah ibadah di bulan suci kian menggelora. Program Gerakan Memakmurkan Masjid dan Musala (GEMMA) yang diinisiasi Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang kembali mengguncang atmosfer Ramadan 1447 Hijriah lewat safari subuh di Masjid Agung Al-Hikmah, Minggu 15 Maret 2026.
Sejak dini hari, denyut kehidupan masjid sudah terasa, jemaah tampak memadati masjid bahkan sebelum pukul 02.00 WIB. Rangkaian ibadah mulai dari salat tasbih, tahajud, hingga sahur bersama menjadi bukti nyata geliat spiritual yang terus dihidupkan melalui program GEMMA.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan gerakan nyata membangun kepedulian sosial dan spiritual umat. Dalam kesempatan tersebut, Kemenag bersama Baznas Kota Tanjungpinang turut menyalurkan paket sembako kepada masyarakat atau kaum duafa.
“Walaupun tidak banyak, ini adalah bentuk kolaborasi dan perhatian kami. Ini bukti bahwa Kemenag dan Baznas hadir untuk masyarakat,” tutur Erizal.
Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya percepatan pembayaran zakat fitrah. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi sarana menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
“Jangan tunggu malam takbiran. Semakin cepat dibayarkan, semakin cepat disalurkan. Intinya, zakat fitrah itu untuk membahagiakan penerima,” ujarnya dengan nada tegas.
Erizal juga menekankan agar penyaluran zakat, termasuk zakat mal, tetap berpegang pada prinsip syariat dengan memperhatikan delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima. Di sisi lain, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menghidupkan malam-malam Ramadan, khususnya di malam ganjil dan berharap kebiasaan baik ini tidak berhenti setelah Ramadan usai.
“Jangan hanya semarak di Ramadan. Jadikan ini latihan. Setelah Ramadan, tetap hidupkan masjid, lanjutkan ibadah, termasuk puasa sunnah seperti Senin-Kamis,” ucapnya.
Sementara itu, tausiah singkat yang disampaikan Kiai Haji Muhammad Lukman, pengasuh Ponpes Madani Tebuireng Bintan, memberikan sentuhan spiritual mendalam. Ia mengingatkan bahwa keikhlasan adalah kunci utama dalam beribadah.
“Ikhlas itu ada tiga tingkatan. Paling rendah karena dunia, lalu karena takut neraka. Tapi yang tertinggi adalah ikhlas murni karena Allah SWT,” kata Erizal.
GEMMA bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan untuk membangkitkan kesadaran umat. Dari subuh yang menggema di Masjid Agung Al-Hikmah, harapan besar pun disemai: masjid hidup, umat bangkit, dan Ramadan menjadi titik balik perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....