Pemprov Kepri Matangkan Kesiapan Idulfitri 1447 Hijriah

  • 09 Mar 2026 20:33 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) memastikan kesiapan menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi melalui rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar di Balairung Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang. Rapat tersebut membahas kesiapsiagaan pemerintah daerah (Pemda) menjelang Lebaran serta evaluasi dukungan program nasional pembangunan tiga juta rumah bersama Menteri Dalam Negeri dan Kepala Badan Pusat Statistik, Senin, 9 Maret 2026.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan, rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari evaluasi rutin Pemda dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan (HBK). Menurutnya, berbagai stakeholder telah menyampaikan progres dan langkah antisipasi agar perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman dan lancar bagi masyarakat.

”Persiapan bagian dari evaluasi kerja-kerja kita setiap tahun di masa-masa lalu,” ujar Ansar Ahmad.

Ansar menjelaskan, sejumlah hal penting yang dibahas dalam rapat tersebut yaitu, keselamatan pelayaran, kecukupan armada transportasi laut, distribusi barang, serta pengendalian harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Selain itu, Pemda juga mengantisipasi potensi gangguan cuaca yang dapat mempengaruhi mobilitas masyarakat selama masa libur panjang.

Ansar menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi di lapangan agar berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini. Pemda juga akan melakukan pembahasan teknis lanjutan dengan dinas terkait guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.

”Ini tinggal kita berkuat dengan koordinasi di lapangan nantinya, supaya semua bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Ansar menyebutkan, ketersediaan pangan stok beras masih dalam kondisi aman seiring ketersediaan stok nasional yang cukup besar. Lalu, untuk kebutuhan sayuran dan bahan pangan lainnya akan terus dipantau melalui Dinas Pertanian serta jalur distribusi dari berbagai daerah pemasok.

“Jika ada komoditas yang mengalami kekurangan, kita akan mencari sumber distribusi dari daerah lain,” tuturnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun Bahan Bakar Minyak (BBM). Sehingga, pemerintah akan memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Masyarakat tidak perlu panik membeli karena pemerintah menjamin distribusi dan stok tetap tersedia,” katanya.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait telah membentuk satuan tugas pangan untuk mengawasi distribusi dan mencegah penimbunan bahan pokok di pasaran. Pengawasan dilakukan secara intensif melalui pemantauan di pasar serta operasi lapangan.

”Adalah bagaimana kita membentuk, kita tersedia pasokan di pasar, kemudian jangan sampai ada penimbunan,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin.

Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan, langkah tersebut untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap terjaga menjelang Idulfitri. Ia menyebutkan, hingga saat ini belum ditemukan indikasi penimbunan bahan pangan di wilayah Kepri.

“Sampai saat ini belum ada laporan ataupun temuan terkait hal tersebut,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian bersama seluruh stakeholder juga menyiapkan langkah pengamanan selama periode libur Idulfitri. Hal ini dilakukan, untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman, termasuk bagi warga yang melakukan perjalanan mudik maupun berlibur.

”Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....