Pemko Tanjungpinang Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah Ramadan 1447 Hijriah
- 06 Mar 2026 15:14 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) kedua selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Perumahan Bea Cukai, Kampung Bulang, Tanjungpinang, Jumat, 6 Maret 2026, pagi.
Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan, GPM digelar sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah pengendalian inflasi di daerah yang pada Februari 2026 tercatat cukup tinggi.
“Pada Februari kemarin inflasi di Kota Tanjungpinang mencapai sekitar 5,8 persen,” ujar Robert Lukman.
.webp)
Robert menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pemerintah menggandeng sekitar 10 vendor yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, daging, cabai, dan sayur-mayur. Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar.
”Seperti biasa juga kami mengenang 10 vendor untuk menjual berbagai produk mereka yang dibutuhkan,” ucapnya.
Robert menyebutkan, harga cabai di pasar berkisar Rp. 55 ribu hingga Rp. 56 ribu per kilogram, sementara pada GPM dijual sekitar Rp. 50 ribu per kilogram. Selisih harga tersebut karena adanya subsidi biaya transportasi dari pemerintah.
”Apa yang disubsidi adalah biaya transportasi, sehingga memang ada perbedaan harga yang cukup signifikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, GPM juga melibatkan sejumlah pihak seperti kelompok tani, Asosiasi Pedagang Unggas Bintan, Perum Bulog, serta beberapa distributor pangan lainnya. Ke depan, Pemko Tanjungpinang berencana kembali menggelar GPM di beberapa wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Insya Allah nanti kita minggu depan lagi mengadakan GPM, sekitar tanggal 12 di Tanjungpinang Barat,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....