Kemenag Kota Tanjungpinang Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

  • 06 Mar 2026 07:54 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang melakukan kegiatan Buka Puasa Bersama yang digelar di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang, Kamis, 5 Maret 2026. Bulan Ramadan ini merupakan Momentum untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, Erizal Abdullah, mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian yang telah diraih jajaran Kemenag dalam beberapa tahun terakhir. Harapan di tahun 2026 prestasi itu semakin meningkat dan semakin membanggakan.

“Alhamdulillah, sepanjang 2024 hingga 2025 kita telah meraih berbagai prestasi, baik di tingkat kota, provinsi maupun nasional,” kata Erizal.

Momentum kebersamaan ini juga dimanfaatkan untuk menebar kepedulian sosial. Sebanyak 16 paket sembako diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan serta santunan kepada 17 anak yatim dan kaum duafa.

“Kita bersama Baznaz Kota Tanjungpinang berkolaborasi dalam hal kepedulian sosial,” tuturnya.

Suasana haru turut mewarnai kegiatan saat dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Purna Bakti kepada ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjungpinang Timur Muqtafin, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada negara. Ia juga mengapresiasi Muqtafin sebagai sosok pengabdi yang inspiratif.

“Pak Kiai Muqtafin ini sosok yang pengabdiannya luar biasa. Selain sebagai ASN PPPK, beliau juga aktif di masyarakat,” ucapnya

Erizal juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas madrasah agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Madrasah harus memiliki keunggulan yang membuat orang tua tetap bangga menjadikan madrasah sebagai tempat pendidikan anak-anak mereka.

Menjelang waktu berbuka puasa, tausiah disampaikan oleh Ustaz Muhammad Kiflaini, ia menekankan bahwa iman adalah sesuatu yang abstrak, namun dapat diterjemahkan melalui amal ibadah. Jika ingin melihat orang beriman, lihatlah salatnya, puasanya, zakatnya dan amal ibadah lainnya.

“Iman itu ada di dalam hati dan tidak bisa dilihat, tetapi Islam menerjemahkannya melalui amal,” ujar Ustaz Kiflaini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....