Empat Bentuk Syafaat Rasulullah SAW yang Menyelamatkan Umat dari Api Neraka

  • 01 Mar 2026 17:59 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Menghadapi hari akhir, amal ibadah bukan satu-satunya penentu keselamatan seorang hamba, melainkan adanya syafaat atau pertolongan atas izin Allah SWT. Rasulullah SAW menjadi satu-satunya nabi yang memiliki otoritas memberikan syafaat uzma (terbesar) bagi umatnya di Padang Mahsyar kelak.

Ustazah Asrof Koryati, menjelaskan bahwa syafaat secara istilah adalah permohonan seorang hamba yang dimuliakan kepada Allah untuk memberikan pertolongan bagi orang lain. Namun, ia menggarisbawahi bahwa pertolongan ini tidak terjadi secara otomatis, melainkan murni atas izin dan rida Allah SWT.

“Syafaat uzma adalah milik Baginda Rasulullah SAW. Di saat nabi-nabi lain merasa tidak berdaya mempertanggungjawabkan diri mereka masing-masing di Padang Mahsyar, Rasulullah bersujud dan memohon kepada Allah untuk menolong umatnya,” ujar Ustazah Asrof, dalam program Kawan Celoteh Spesial Ramadan di Pro 4 RRI Tanjungpinang, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia memaparkan ada empat bentuk syafaat yang diberikan Rasulullah, mulai dari meninggikan derajat seseorang di surga, mempercepat proses masuk surga, membatalkan ketetapan neraka bagi seseorang, hingga mengeluarkan hamba yang sudah terlanjur masuk ke dalam neraka.

Selain dari Rasulullah, Ustazah Asrof menyebutkan ada sumber pertolongan lain yang bisa diupayakan sejak di dunia, yakni melalui Al-Qur'an. Rutinitas membaca kalam Allah ini tidak hanya menjadi penolong di hari kiamat, tetapi juga menjadi teman setia di alam kubur.

“Bacalah Al-Qur'an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi pembacanya. Bahkan di alam kubur nanti, Al-Qur'an akan mewujud sebagai sosok yang tampan dan harum untuk menemani kita menjawab pertanyaan malaikat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan beberapa amalan agar muslim layak mendapatkan syafaat, di antaranya memperbanyak selawat, konsisten membaca Al-Qur'an, serta menjaga kualitas puasa. Ia juga mengingatkan pentingnya berteman dengan orang-orang saleh, sebab ikatan persaudaraan karena Allah dapat menjadi jalan saling menarik menuju surga.

“Ada kisah di mana seorang ahli surga mencari sahabatnya yang tidak ada di sana. Atas izin Allah, ia diperkenankan menjemput temannya itu meski di dalam hati temannya hanya ada iman sebesar debu,” tutur Ketua BKMT Kecamatan Tanjungpinang Timur ini.

Menutup tausiahnya, Ustazah Asrof, mengingatkan umat Muslim agar tidak sombong dengan banyaknya ibadah yang dilakukan. Sebab, pada akhirnya, rahmat dan cinta Allah-lah yang melayakkan seseorang mendapatkan syafaat dan memasuki surga-Nya.

“Jangan bangga dengan banyaknya salat atau puasa kita. Kita masuk surga karena rahmat dan syafaat-Nya. Semoga kita termasuk golongan yang mendapatkan perlindungan di hari yang tidak ada pertolongan kecuali dari Allah SWT,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....