Pesantren Kilat MIN Tanjungpinang Jadi Magnet Pembinaan Akhlak di Bulan Ramadan
- 27 Feb 2026 16:10 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Hari pertama pelaksanaan Pesantren Kilat di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tanjungpinang, Tanjungpinang, berlangsung penuh semangat dan antusiasme tinggi. Seluruh siswa dan siswi dari kelas I hingga kelas VI tumpah ruah mengikuti kegiatan yang menjadi bagian penting pembinaan karakter serta penguatan keimanan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kamis 26 Februari 2026.
Suasana madrasah telah berubah menjadi pusat aktivitas religius. Murid-murid hadir mengenakan busana muslim dan muslimah rapi, menciptakan atmosfer religius yang kental.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MIN Tanjungpinang, Suriyati, yang menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual tahunan. Tetapi momentum strategis membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin ibadah, dan berkarakter kuat.
“Ramadan adalah sekolah kehidupan. Di sinilah anak-anak belajar kesabaran, kejujuran, dan kedisiplinan yang akan mereka bawa sampai dewasa,” tuturnya.
Program hari pertama langsung diisi rangkaian kegiatan intensif: tadarus Al-Qur’an bersama, materi keutamaan puasa, praktik wudhu dan salat yang benar, hingga hafalan doa-doa harian. Para guru dan pembimbing terlihat aktif membimbing dengan pendekatan sabar dan komunikatif, memastikan setiap murid memahami materi secara praktik, bukan sekadar teori.
Atmosfer kebersamaan terasa di seluruh sudut madrasah. Murid-murid aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, bahkan berbagi pengalaman menjalankan ibadah puasa di rumah. Interaksi hangat antara guru dan siswa memperkuat nilai ukhuwah islamiyah, menjadikan kegiatan ini bukan hanya pembelajaran agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter sosial.
Pelaksanaan Pesantren Kilat ini digelar di dua lokasi madrasah, yakni di Batu 4 Jalan Ir Sutami dan Batu 3,5 Jalan MT Haryono, dengan harapan mampu menjangkau seluruh peserta didik secara maksimal. Pesantren Kilat MIN Tanjungpinang menjadi bukti bahwa pendidikan karakter berbasis agama masih menjadi fondasi utama membangun generasi masa depan bangsa.
“Pihak madrasah menargetkan lahirnya generasi siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas, rajin beribadah, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....