Gerakan Pangan Murah Jaga Daya Beli Warga Tanjungpinang Selama Bulan Ramadan
- 26 Feb 2026 21:30 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Gerakan Pangan Murah (GPM) dinilai memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
Pengamat sosial dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Rianto, mengatakan pelaksanaan pangan murah pada momentum Ramadan memiliki relevansi yang tinggi. Menurutnya, kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat pada periode tersebut sehingga intervensi pemerintah menjadi penting.
“Kita berharap pangan murah ini memiliki pengaruh besar, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah,” ujar Rianto, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca juga turut memengaruhi distribusi dan ketersediaan barang di daerah. Musim angin utara yang masih berlangsung dinilai dapat menghambat pasokan sehingga memicu kelangkaan dan kenaikan harga.
“Hambatan distribusi karena faktor cuaca sering berdampak pada kenaikan harga yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Rianto, keberadaan pangan murah memberi alternatif akses bagi warga untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Hal ini dinilai membantu mengurangi tekanan ekonomi rumah tangga selama periode permintaan tinggi.
“Dengan GPM, masyarakat diharapkan tetap mampu membeli kebutuhan pokoknya,” ucapnya.
Ia menilai secara umum program tersebut cukup efektif dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, pelaksanaan yang konsisten dan tepat sasaran tetap menjadi faktor kunci keberhasilan.
“Saya rasa program ini cukup efektif membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....