Lis: Gerakan Infak Ramadan Rp. 1.000 Bersifat Sukarela
- 26 Feb 2026 13:55 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meluruskan informasi terkait gerakan infak Rp1.000 per hari yang beredar di tengah masyarakat. Ia menegaskan, program tersebut hanya bersifat imbauan dan tidak mewajibkan untuk berpartisipasi.
Lis menjelaskan, gerakan tersebut bertujuan mengajak masyarakat membiasakan diri beramal, khususnya di bulan suci Ramadan. Menurutnya, infak merupakan bentuk ibadah yang bersifat pribadi dan dilandasi keikhlasan, sehingga pelaksanaannya sepenuhnya dikembalikan kepada masing-masing individu.
“Ini hanya himbauan untuk belajar mengajak masyarakat membiasakan pola beramal,” ujar Lis Darmansyah, Kamis, 26 Februari 2026.
Lis menegaskan, gerakan ini bukan berasal dari kebijakan sepihak pemerintah daerah, melainkan usulan sejumlah tokoh masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kepedulian sosial. Pemerintah hanya memfasilitasi agar pelaksanaannya tertib dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Difasilitasi supaya tidak muncul kesan pungutan liar, jadi dibuatkan surat sifatnya himbauan saja,” ucapnya.
Lis mengatakan, fasilitasi tersebut turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai pihak yang menyalurkan infak. Sehingga, pengelolaan dana dilakukan secara resmi dan transparan.
”Yang mau berinfak 1.000 rupiah difasilitasi oleh Basnas kan,” tuturnya.
Ia berharap, masyarakat dapat memahami substansi gerakan tersebut sebagai ajakan kebaikan, bukan kewajiban. Ia mengajak warga untuk melihat program ini secara positif sebagai upaya menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di Kota Tanjungpinang selama Ramadan.
”Belajar mengajak semua masyarakat Tanjungpinang, untuk dapat berinfak mumpung ini bulan suci Ramadan,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....