Bulog Jamin Stok Beras dan Distribusi Minyak jelang Lebaran
- 26 Feb 2026 12:21 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Bulog Cabang Tanjungpinang memastikan ketersediaan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan minyak goreng tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Distribusi dilakukan secara bertahap dan berputar (revolving) guna menjaga pasokan tetap tersedia di pasaran.
Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan pasokan minyak goreng diperoleh dari dua produsen, yakni Musim Mas melalui Batam serta Sinarmas dari Jakarta. Untuk pengiriman dari Jakarta, saat ini tengah dalam proses bongkar muat setelah kapal tiba di pelabuhan pada Senin malam.
“Stok tetap tersedia di masyarakat dan tidak ada kekosongan. Harga juga masih sesuai ketentuan HET,” ujar Arief Alhadihaq.
Arief menyebutkan, untuk kuota Maret, distribusi sudah mulai berjalan sejak awal bulan dari Musim Mas. Sementara pasokan dari Sinarmas mengikuti jadwal kapal dan diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga minggu untuk tiba di Tanjungpinang.
”Kuota Maret awal bulan kita sudah jalan sama musim mas, masuk akhir bulan sama sinar mas,” ucapnya.
Arief mengungkapkan, kebutuhan minyak goreng di wilayah Tanjungpinang dan Bintan masing-masing berkisar 60 ribu hingga 70 ribu liter per bulan. Selain itu, Bulog Tanjungpinang juga menyuplai ke sejumlah daerah kepulauan seperti Lingga, Anambas, Natuna, dan Karimun.
“Kita salurkan di sini kurang lebih masing-masing sekitar baik 60.000 sampai 70.000,” tuturnya.
Untuk wilayah di luar Tanjungpinang dan Bintan, rata-rata distribusi mencapai sekitar 1.000 hingga 2.000 dus per bulan, tergantung kuota dari produsen. Satu dus berisi 12 liter minyak goreng. Secara keseluruhan, perputaran distribusi di wilayah kerja Bulog Tanjungpinang bisa mencapai hampir 200 ribu liter per bulan.
“Permintaan saat ini cukup tinggi, tetapi kita atur kuota agar merata,” tuturnya.
Pihaknya juga menerapkan pembatasan pembelian bagi konsumen sesuai regulasi yang berlaku. Di tingkat pengecer, rata-rata pembelian dibatasi maksimal 4 liter per orang per hari guna menjaga distribusi tetap adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
”Cuma ngerata mereka yang jual ini 4 liter maksimal,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....