Disdik Tanjungpinang Atur Pembelajaran Selama Ramadan
- 18 Feb 2026 14:19 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dalam menyambut bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE), untuk pelajar se-Kota Tanjungpinang. Hal ini bertujuan untuk mendukung kegiatan pembelajaran selama Ramadan dan setelah Idul Fitri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, mengatakan, bahwa selama awal Ramadan anak sekolah belajar secara mandiri pada tanggal 18 hingga 21 Februari 2026. Selain itu siswa mendapatkan penugasan untuk mencatat ceramah di Masjid selama bulan Ramadan.
”Awal Ramadan siswa-siswa belajar secara mandiri dan diberikan tugas,” ujar Teguh Ahmad Syafari, Rabu 18 Februari 2026.
| Baca juga: Wali Kota Lis Ajak Perkuat Generasi Qurani |
Teguh menjelaskan, bahwa siswa tidak diwajibkan memiliki pekerjaan rumah (PR). Namun apabila dari pihak sekolah memberikan PR harus yang bersifat sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua.
”PR tidak diwajibkan, tapi kalau adapun harus bersifat sederhana dan dapat dikerjakan bersama keluarga,” ucapnya.
Teguh menyebutkan, pada tanggal 23 hingga 14 Maret 2026, siswa sudah mulai kembali masuk sekolah. Dengan melaksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.
Sehingga, bagi siswa yang beragama Islam dianjurkan dapat melaksanakan kegiatan membaca Al-Qur’an, pesantren kilat, ceramah Islami, dan hal-hal yang dapat meningkatkan Iman, Takwa, dan Akhlak Mulia. Lalu bagi siswa yang beragama selain Islam, tetap dianjurkan mengikuti kegiatan bimbingan rohani dan keagamaan sesuai agama yang dianut.
”Jadi nanti ada pembelajaran seperti pesantren kilat, dan agama non muslim mengikuti kegiatan rohani sesuai agama yang dianut,” tuturnya.
Ia menambahkan, sekolah kembali libur mendekati Idul Fitri, yaitu dari tanggal 16 sampai 27 Maret 2026. Ia berharap selama libur Idul Fitri, siswa dapat melaksanakan silahturami dengan keluarga dan masyarakat, untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan.
”Mendekati lebaran Idul Fitri, murid kembali libur selama 12 hari,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....