Belum Puas di Afrika, Akankah Senegal "Mengamuk" di Piala Dunia 2026

  • 08 Jun 2026 12:44 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Tim nasional Senegal kembali hadir di panggung terbesar sepak bola dunia dengan ambisi besar di Piala Dunia 2026. Sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika dalam dua dekade terakhir, Senegal datang dengan kombinasi pengalaman, fisik yang kuat, serta generasi pemain yang telah terbiasa bersaing di liga-liga papan atas Eropa. Meski tidak dinggap sebagai pihak yang menjadi kandidat utama juara, tim dengan julukan "Singa Teranga" ini memiliki reputasi sebagai tim yang mampu merepotkan lawan-lawan besar dan kerap memberikan kejutan.

Dilansir dari The Guardian, Partisipasi Senegal pada Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keempat mereka di ajang komptisi sepak bola tertinggi dunia ini, setelah sebelumnya tampil pada edisi 2002, 2018, dan 2022. Dengan pengalaman yang terus bertambah dan fondasi sepak bola yang semakin kuat, Senegal berharap bisa mampu melangkah lebih jauh dibanding pencapaian mereka sebelumnya.

Ketika berbicara tentang Senegal di Piala Dunia, ingatan banyak penggemar sepak bola langsung tertuju pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Saat itu, Senegal yang menjalani debut di Piala Dunia langsung mencuri perhatian dunia. Di pertandingan pembuka, Senegal secara mengejutkan mengalahkan juara bertahan Prancis dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Nama Senegal dalam beberapa tahun terakhir identik dengan Sadio Mané. Penyerang yang pernah membawa Senegal menjuarai Piala Afrika 2021 itu tetap menjadi sosok penting dalam skuad. Namun Senegal saat ini bukan lagi tim yang hanya bergantung pada satu pemain. Mereka memiliki generasi baru yang juga mulai mengambil peran penting dalam skuad mereka.

Di lini depan, Senegal masih mengandalkan ketajaman Mane, didukung oleh pemain-pemain seperti Nicolas Jackson, Ismaïla Sarr, Habib Diallo, dan Iliman Ndiaye. Di sektor tengah, ada nama-nama seperti Pape Matar Sarr, Idrissa Gana Gueye, dan Lamine Camara. Sementara itu, lini belakang tetap menjadi salah satu kekuatan utama tim. Kapten Kalidou Koulibaly masih menjadi pemimpin pertahanan, didukung oleh Edouard Mendy yang masih menjadi pilihan utama untuk menjagawa gawang.

Pada Piala Dunia 2026, Senegal tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Irak. Grup ini diprediksi akan menjadi salah satu grup yang paling kompetitif di sepanjang turnamen ini. Prancis tentu menjadi unggulan utama di grup ini, dengan skuad bertabur bintang yang dipimpin Kylian Mbappe. Sementara itu, Norwegia hadir dengan generasi emas yang diperkuat Erling Haaland dan Martin Odegaard.

Karena kuatnya persaingan yang akan terjadi di grup ini, duel antara Senegal dan Norwegia kemungkinan akan berpotensi menjadi pertandingan penentu untuk menentukan siapa yang akan lanjut babak selanjutnya. Pertandingan melawan Irak juga tidak bisa dianggap mudah oleh Senegal, karena tim Irak dikenal mampu bermain dengan sangat disiplin dan sulit pertahanan mereka cukup sulit ditembus.

Meski tidak difavoritkan untuk menjadi juara, sejarah menunjukkan bahwa Senegal sering tampil lebih baik ketika ekspektasi terhadap mereka tidak terlalu tinggi. Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan baru bagi Senegal untuk menambah bab penting dalam sejarah sepak bola mereka. Perpaduan pengalaman pertandingan di Afrika, karakter permainan yang khas, hingga regenerasi pemain muda, dinilai cukup untuk menjadi modal Senegal untuk memberikan penampilan yang luar biasa di Piala Dunia 2026 ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....