Absen 28 Tahun, Akankah Piala Dunia 2026 Jadi Kesempatan Emas Bagi Norwegia?
- 08 Jun 2026 12:37 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Setelah menunggu hampir tiga dekade, Norwegia akhirnya kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia. Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi tim berjuluk Løvene (Singa) karena ini merupakan penampilan pertama mereka sejak terakhir kali tampil di Piala Dunia 1998 di Prancis. Lebih dari sekadar kembali tampil, Norwegia datang dengan status sebagai salah satu kuda hitam berkat hadirnya generasi emas yang dipimpin oleh Martin Odegaard dan Erling Haaland.
Dilansir dari Reuters, Meski tidak termasuk negara yang terkenal dengan tim sepak bolanya, Norwegia memiliki sejarah yang cukup menarik di Piala Dunia. Sebelum 2026, mereka pernah tampil pada edisi 1938, 1994, dan 1998. Prestasi terbaik mereka adalah mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Setelah Piala Dunia Prancis 1998, Norwegia kerap kali gagal untuk lolos ke ajang Piala Dunia.
Bahkan, generasi penggemar yang lahir setelah Piala Dunia Prancis 1998 belum pernah menyaksikan negara Norwegia tampil di Piala Dunia. hingga akhirnya mereka berhasil mengakan tiket ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara ini. Keberhasilan lolos kali ini terasa semakin istimewa karena Norwegia tampil dominan selama babak kualifikasi. Mereka mencatat 8 kemenangan dari 8 pertandingan, mencetak banyak gol, dan bahkan mampu mengungguli Italia dalam perebutan tiket yang membawa mereka menuju Piala Dunia 2026.
Kekuatan utama Norwegia tentu berada pada duet Erling Haaland dan Martin Odegaard. Haaland datang ke Piala Dunia pertamanya dengan reputasi sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Striker yang memperkuat Manchester City tersebut menjadi mesin gol Norwegia sepanjang babak kualifikasi dengan torehan 16 gol dalam delapan pertandingan.
Sementara itu, kapten tim Martin Odegaard berperan sebagai otak permainan. Gelandang Arsenal tersebut menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak selama kualifikasi Eropa dan menjadi penghubung utama antara lini tengah dan lini depan. Kreativitasnya permainannya sangat penting untuk memaksimalkan ketajaman dari serangan Haaland.
Selain dua nama besar tersebut, Norwegia juga memiliki sederet pemain berkualitas seperti Alexander Sorloth, Jorgen Strand Larsen, Antonio Nusa, Oscar Bobb, Sander Berge, Patrick Berg, Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, hingga Leo Ostigård. Meski masih belum berada di level yang sama dengan Prancis, kedalaman skuad ini membuat Norwegia tidak lagi bergantung sepenuhnya pada satu atau dua pemain saja.
Perjalanan Norwegia tidak akan mudah, karena perjalanan mereka dimulai dari Grup I yang dihuni oleh Irak, Senegal, hingga Prancis. Pertandingan melawan Irak menjadi laga yang wajib dimenangkan jika Norwegia ingin memperbesar peluang mereka lolos babak selanjutnya. Setelah itu, duel melawan Senegal akan menjadi pertandingan penentu perebutan posisi dua besar grup. Sementara laga melawan Prancis, akan menghadirkan duel menarik antara Erling Haaland dan Kylian Mbappe, dua nama yang menjadi bintang besar sepak bola dunia saat ini.
Jika melihat kualitas pemain yang dimiliki, Norwegia berpeluang besar untuk setidaknya menembus babak 16 besar. Di atas kertas, mereka terlihat sebagai kandidat kuat untuk mendampingi Prancis lolos dari Grup I. Di lini depan, Norwgia akan cukup tenang dengan kehadiran Haaland, Sorloth, dan Odegaard. Tantangan mereka hanya satu, lini belakang mereka harus bekerja keras untuk mengimbangi kekuatan lini depan mereka tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....