Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah

  • 29 Nov 2024 14:53 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Baterai atau aki atau biasa juga disebut accu adalah sebuah sel Listrik yang berfungsi sebagai penyimpan energi Listrik dimana di dalamnya berlangsung proses elektrokimia yaitu berubahnya energi kimia menjadi energi listrik

Aki merupakan komponen penting dalam kendaraan bermotor. Berdasarkan perinsip kerja, setiap sel terdapat pelat elektrode positif dan elektrode negatif yang berfungsi untuk menyediakan energi Listrik yang diperoleh dari alternator saat mesin hidup.

Melansir situs suzuki.co.id, ada dua jenis aki yang umum digunakan di pasaran, yaitu aki kering dan aki basah. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, masing-masing memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya sendiri.

Aki kering, juga dikenal sebagai aki bebas perawatan, adalah aki yang terdiri dari sel-sel yang bentuknya sel padat di mana tidak memerlukan pengisian ulang air aki secara berkala. Aki jenis ini menggunakan elektrolit gel atau kaca fiber yang dipadukan dengan cairan elektrolit yang telah diproses sehingga tidak ada cairan bebas yang bisa tumpah atau hilang.

Dengan teknologi ini, aki kering cenderung lebih aman digunakan karena tidak berisiko tumpah dan tidak perlu pengisian air aki. Hanya saja kelemehannya aki tersebut dapat mati tiba tiba.

Sementara itu, aki basah adalah aki konvensional yang menggunakan elektrolit cair berupa campuran asam sulfat dan air yang dapat berkurang atau habis. Aki basah biasanya lebih murah dan lebih mudah ditemukan, tetapi memerlukan perhatian lebih dalam perawatannya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....