Dispora Tanjungpinang Siapkan Pendamping Atlet Difabel Bersertifikat

  • 17 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang terus memperkuat dukungan terhadap pembinaan atlet difabel melalui National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kepulauan Riau (Kepri). Hal ini, dengan memberikan dukungan dana pembinaan dan menyiapkan tenaga pendamping yang memiliki sertifikasi untuk mendukung kebutuhan atlet difabel saat mengikuti pertandingan, Kamis, 17 September 2026.

Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap pembinaan olahraga para. Ia menyebutkan, seorang staf Dispora telah dikirim ke Solo untuk mengikuti pelatihan pendampingan atlet difabel.

”Staf kita kemarin kita kirim ke Solo untuk pendampingan atlet NPCI. Dia mendapat sertifikat grade tingkat nasional,” ujar Ruli Friady.

Menurutnya, sertifikasi tersebut menjadi bekal bagi Dispora dalam memberikan pendampingan kepada atlet difabel yang mengikuti kompetisi di berbagai tingkatan. Dengan adanya tenaga pendamping yang memenuhi kualifikasi, kebutuhan atlet saat bertanding diharapkan dapat ditangani secara lebih baik.

”Jadi kalau ada pertandingan atlet difabel, baik nasional maupun internasional, dari Dispora sudah memenuhi syarat untuk pendampingan,” ucapnya.

Ruli berharap, dukungan pembinaan yang diberikan pemerintah dapat membantu atlet difabel Tanjungpinang mempertahankan prestasi sekaligus meningkatkan pencapaian di tingkat yang lebih tinggi. Pada Peparnas 2025, atlet asal Tanjungpinang tercatat meraih medali emas dari cabang olahraga renang dan medali perunggu dari cabang menembak.

”Harapan kita, tentu para atlet terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Ketua NPCI Kepri, Fachrizal, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Kejaksaan Negeri terhadap pembinaan atlet difabel. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak dibutuhkan agar atlet difabel memiliki kesempatan lebih luas untuk mengikuti kompetisi.

”Harapan kami ke depan para atlet bisa ikut ajang olahraga, tak hanya di tingkat kota, tapi juga provinsi dan nasional,” uhar Fachrizal.

Pada Kejurda Para Tenis Meja Kepri yang berlangsung di Tanjungpinang, sebanyak 12 atlet ambil bagian. Peserta terdiri dari empat atlet kategori kursi roda dan delapan atlet kategori berdiri atau standing.

NPCI Kepri juga telah menggelar Kejurda para menembak di Senggarang, Tanjungpinang. Fachrizal mengatakan, pembinaan olahraga para diharapkan dapat semakin menarik minat anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk menekuni cabang olahraga sesuai kemampuan mereka.

Menurutnya, regenerasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi atlet difabel di Kepri. Para atlet muda diharapkan dapat dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kompetisi hingga tingkat nasional.

”Salah satu tujuan kita, para atlet bisa ikut berkompetisi di Peparnas yang dijadwalkan di NTB dan NTT Oktober mendatang,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....