KONI Lingga Hanya Biayai Tujuh Cabor di Porprov

  • 17 Agt 2026 06:25 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Keterbatasan anggaran membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga harus membatasi dukungan pembiayaan bagi kontingen yang akan berlaga pada Porprov VI Kepri. Dari 15 cabang olahraga yang dipastikan ikut, hanya tujuh cabor yang mendapat pembiayaan dari KONI Lingga.

Ketua Umum KONI Lingga, Djunaidi Adjam, mengatakan seluruh cabor tersebut telah dipastikan ambil bagian dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Kepulauan Riau itu.

“Sejauh ini ada 15 cabor yang dipastikan mengikuti Porprov VI Kepri,” kata Djunaidi, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Dari 15 cabor tersebut, KONI Lingga mengalokasikan anggaran Rp220 juta untuk membiayai tujuh cabor. Ketujuhnya yakni sepakbola, atletik, bola voli, pencak silat, judo, catur dan woodball.

Sementara delapan cabor lainnya harus mengikuti Porprov dengan pembiayaan mandiri. Cabor tersebut terdiri dari savate, ju-jitsu, tarung derajat, tenis meja, futsal, motor, taekwondo dan menembak.

Djunaidi mengakui pembagian dukungan anggaran tersebut bukan keputusan yang mudah. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan membuat KONI harus menentukan prioritas.

“Ini keputusan sulit, namun tetap harus kita putuskan,” ujarnya.

Penentuan tujuh cabor yang memperoleh dukungan anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek. KONI melihat rekam prestasi serta tingkat kemasyarakatan atau popularitas masing-masing cabang olahraga.

Di tengah keterbatasan pembiayaan, persiapan administrasi kontingen tetap dikebut. KONI Lingga saat ini melengkapi berbagai persyaratan, termasuk Entry by Number dan Entry by Name.

"Sebagai bagian penting dalam proses keikutsertaan Porprov VI Kepri," tuturnya.

KONI Lingga melalui Disdikpora Lingga diketahui memperoleh hibah sebesar Rp300 juta. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Porprov VI Kepri.

Dari total tersebut, Rp220 juta digunakan untuk membiayai tujuh cabor. Sedangkan Rp80 juta dialokasikan untuk kebutuhan administrasi dan keperluan organisasi KONI.

Dengan kondisi tersebut, 15 cabor Lingga kini bersiap menghadapi arena Porprov VI Kepri. Tentunya dengan kondisi pembiayaan yang berbeda.

Tujuh cabor mendapat dukungan anggaran KONI, sementara delapan cabor lainnya harus mengandalkan pembiayaan mandiri demi tetap membawa nama Kabupaten Lingga di tingkat provinsi Kepri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....