Satria Anak Melayu Pukul KO Petinju Thailand Ronde Dua

  • 30 Mar 2026 13:47 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Petinju profesional kebanggan tanah melayu Kepri, kelahiran Kabupaten Kepulauan Anambas, Zebri Satria Zandika, berhasil memenangkan pertandingan tinju yang bertajuk ”First Blood” di Atlas Super Club, Bali, pada Sabtu, 28 Maret 2026. Lawan yang berasal dari negeri gajah putih Thailand, Naruekamol, berhasil dikalahkan Knock Out (K.O) pada Ronde ke 2.

Zebri Satria Zandika mengucapkan, rasa syukur dengan hasil pertandingan tersebut, sehingga hasil latihan yang dilakukan selama ini berjalan sangat baik. Selain itu, hasil pertandingan sesuai dengan apa yang sudah di intruksikan pelatih.

”Semuanya berjalan dengan gameplay, apa yang sudah dilatih,” ujar Zebri Satria Zandika, Senin, 30 Maret 2026.

Zebri Satria Zandikayang akrab disapa Satria "Anak Melayu mengungkapkan, pada saat pertandingan dirinya banyak bermain dengan teknik jab. Sehingga pada ronde pertama pukulannya berhasil mengenai lawan hingga terjadi robekan di pelipisnya.

”Yang pertama karena kita kan mainnya map on road,” ucapnya.

Pada ronde ke-2, pukulan jitu kembali dilayangkan hingga mengenai rahangnya. Akibat dari pukulan yang jitu tersebut menyebabkan Naruekamol tumbang pada ronde kedua.

”Karena memang dia kena telakan, kena dibagian rahangnya,” tuturnya.

Hal ini membuat bangga Satria, karena Naruekamol baru menyelesaikan pertandingan kejuaraan di Jepang dengan bermain sebanyak 8 ronde. Meskipun Naruekamol kalah waktu dipertandingan kejuaraan di Jepang, tetapi tidak bisa di anggap remeh, karena dari segi fisik dan kemampuannya, Naruekamol berhasil bertanding hingga 8 ronde.

”Kita juga nggak bisa anggap remeh dia,” ujarnya.

Satria menjelaskan, pada saat konferesi pers, Naruekamol sempat meremehkan-nya. Namun, Satria tidak terpancing emosi dan mengganggap santai ejekan dari Naruekamol tersebut.

”Dia meremehkan saya, you small dia bilang, cuman saya bilang oh iya,” katanya.

Setelah pertandingan ini, diperkirakan Satria akan kembali bertanding pada pertengahan tahun 2026. Ia menambahkan, bahwa harus tetap semangat dalam menggapai keinginan dan tidak mudah menyerah khususnya untuk anak-anak di tanah Melayu Kepri.

”Apa yang kita mimpikan jangan pernah letih dan lelah untuk mengejar apa yang kita mimpikan,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....