Capaian Program MBG Kepri Tembus Delapan Puluh Persen
- 05 Feb 2026 16:37 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menyatakan capaian program Makan Bergizi Gratis kini sudah menyentuh angka delapan puluh lima persen. Sebanyak lima ratus tiga ribu warga Kepulauan Riau telah menerima manfaat nyata dari program strategis nasional.
“Saat ini capaian MBG di Kepri sudah hampir 85 persen,” kata Nyanyang Haris Pratamura, Kamis 5 Februari 2026 setelah memimpin rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang.
Menurut Nyanyang, Pemerintah terus berkoordinasi dengan dinas terkait guna menjamin ketersediaan bahan pokok seperti telur dan juga ayam. Evaluasi berkala dilakukan bersama Satgas Pangan untuk mencegah terjadinya inflasi menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
“Evaluasi ini guna mencegah terjadinya inflasi jelang Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Keterangan : Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Di Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau.
Nyanyang menyampaikan penyaluran pada wilayah terpencil masih menunggu penyelesaian proses apprasial yang dijadwalkan rampung pada akhir Februari mendatang. Masyarakat di daerah kepulauan sangat merindukan kehadiran program ini untuk meningkatkan kualitas gizi bagi anak sekolah.
“Kita masih menunggu porse appraisal rampung di akhir bulan Februari ini,” ucapnya
Menu makanan akan diupayakan penggunaan komoditas ikan lokal sedang dikaji secara mendalam oleh ahli gizi untuk dijadikan bahan menu utama. Inovasi produk seperti nugget ikan dan bola ikan menjadi solusi alternatif dalam memenuhi asupan protein hewani.
“Untuk menu sedang di kaji, kitakan wilayah perairan banyak ikan juga,” tuturnya.
Saat ini sebanyak seratus dua puluh enam titik layanan sudah berhasil mendapatkan sertifikat higienis untuk menjamin keamanan pangan. Untuk tenaga ahli gizi didatangkan dari berbagai wilayah guna memastikan kecukupan karbohidrat serta protein pada setiap sajian.
“Sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar operasional unit pelayanan di wilayah Kepulauan Riau berjalan dengan optimal,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....