Kuliner Lama Pesona Tetap Juara

  • 10 Sep 2026 11:33 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Saat aneka sajian modern berlomba mencuri perhatian, arem-arem tetap hadir dengan kehangatan yang akrab di lidah masyarakat. Dibungkus daun pisang dengan aroma khas yang menggoda, makanan sederhana ini membuktikan bahwa cita rasa yang diwariskan dari generasi ke generasi tidak pernah kehilangan pesonanya.

Arem-arem dikenal sebagai hidangan berbahan dasar nasi yang dimasak dengan santan, kemudian diisi beragam lauk seperti ayam, abon, tempe, atau sayuran, sebelum dibungkus rapat menggunakan daun pisang dan dikukus hingga matang. Proses memasak tersebut menghasilkan perpaduan rasa gurih dengan aroma alami daun pisang yang menjadi ciri khasnya, sekaligus memberikan pengalaman menikmati makanan yang sulit digantikan oleh kemasan modern.

Menyusuri beragam wilayah Tanah Air, arem-arem tampil dengan ciri khas yang berbeda di setiap tempat, arem-arem hadir dengan sentuhan lokal yang berbeda-beda. Ada yang menggunakan isian pedas, ada pula yang menghadirkan rasa manis gurih sesuai selera masyarakat setempat. Perbedaan tersebut justru memperlihatkan kekayaan kuliner Nusantara, membuktikan bahwa warisan kuliner dapat terus tumbuh tanpa mengikis ciri khasnya

Tak sekadar mengenyangkan, arem-arem juga menghadirkan rasa nostalgia.. Makanan ini sering menjadi bekal perjalanan, sajian hajatan, hingga teman menikmati secangkir teh atau kopi di pagi hari. Wangi daun pisang tak hanya menggugah selera, tetapi juga menghadirkan kenangan akan hangatnya keluarga.

Di tengah perubahan gaya hidup, keberadaan arem-arem turut menjadi peluang ekonomi bagi pelaku usaha rumahan. Banyak pembuat arem-arem mempertahankan cara memasak tradisional sambil memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Kombinasi antara resep turun-temurun dan pemasaran digital membuat kuliner lama ini tetap mampu menjangkau konsumen dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Dari sisi kesehatan, penggunaan daun pisang sebagai pembungkus alami juga menjadi nilai tambah. Selain memberikan aroma khas, daun pisang mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai sehingga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Tradisi yang telah lama dilakukan ternyata memiliki relevansi dengan kebutuhan masa kini.

Arem-arem membuktikan bahwa makanan tidak harus mengikuti trend untuk tetap dicintai. Kesederhanaan rasa, kehangatan aroma, dan cerita yang melekat di setiap bungkusnya menjadikan kuliner tradisional ini terus bertahan sebagai bagian dari identitas bangsa. Di tengah perubahan zaman, arem-arem tetap menjadi bukti bahwa kuliner lama memang pantas menyandang predikat pesona yang tetap juara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....