Bolu Kemojo VS Kue Bingke, Serupa tapi Tak Sama
- 30 Apr 2026 13:13 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang : Bolu Kemojo dan Kue Bingka atau Bingke, sekilas mirip namun berbeda. Bolu kemojo dan bingka adalah dua kue tradisional khas Melayu (yang manis, gurih, dan berwarna hijau, namun berbeda tekstur. Kedua nya sama-sama lezat dan diminati pencinta kuliner Melayu. Bahan utama pembuatan Bolu Kemojo dan Kue Bingke adalah Tepung terigu, gula pasir, telur, santan, dan margarin dan di masak dengan cara di kukus.
Bagi masyarakat awam , pada awalnya mungkin sulit membdakan antara bolu kemojo dengan Bingke, namun perbedaan tersebut bisa jelas ditemukan. Bolu Kemojo berwarna hijau kecoklatan, beraroma daun suji/pandan, tidak mengembang seperti bolu biasa, melainkan sedikit "bantat" namun lembut dan basah.
Dicetak menggunakan loyang berbentuk bunga kamboja. Sementara Kue Bingke memiliki tekstur lebih lembut dan basah daripada bolu kemojo, terasa gurih santan yang lebih dominan, dan seringkali disajikan dengan wijen di atasnya. Tekstur Bolu kemojo padat-lembut, bingka sangat lembut-basah.
Dikutip dari lama https://prezi.com/p/v97pjddtbxys/bolu-kemojo/ Istilah 'kemojo' berasal dari kata 'kamboja', mencerminkan cetakan kue yang menyerupai bunga kamboja. Inovasi dalam bentuk cetakan ini menambah daya tarik visual dan mencerminkan kebudayaan lokal dalam setiap sajian.
Bolu Kemojo sering disajikan pada acara-acara penting dalam budaya Melayu, seperti pernikahan, hari raya, dan perayaan keluarga lainnya. Kelezatan kue ini menjadikannya pilihan populer, menguatkan rasa kebersamaan dalam setiap perayaan yang dilakukan.
Dalam masyarakat Melayu, makanan seringkali memiliki makna simbolis. Bolu Kemojo melambangkan keramahtamahan serta kebersamaan, serta seringkali menjadi lambang kasih sayang dalam membagikan kue kepada keluarga dan tetangga. Dengan perkembangan zaman, Bolu Kemojo mengalami inovasi dalam resep dan penyajiannya. Kini, variasi rasa dan tampilan menarik pun muncul, menjadikannya lebih relevan bagi generasi muda tanpa menghilangkan ciri khasnya.
Sementara itu dalam sejarahnya, kue bingke atau bingka punya cerita masa lampau yang belum banyak diketahui. Namun, bisa dipastikan bahwa resep kue Bingke bersumber dari leluhur atau nenek moyang bangsa Melayu yang hidup di nusantara.
Resep kue bingke didapatkan dari Putri Junjung Buih yang merupakan seorang putri dari Kerajaan Daha, nenek moyang raja Kerajaan Banjar yaitu Sultan Suriansyah. Pada saat itu, Putri Junjung Buih membuat kue bingke untuk disajikan kepada para bangsawan yang dapat disantap oleh kaum ningrat saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....