Cencalok, Fermentasi Udang Rebon Dengan Rasa yang Unik

  • 30 Apr 2026 09:57 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Cencaluk atau Cincalok makanan fermentasi udang rebon kecil yang berasal dari Kalimantan Barat, khususnya daerah Sambas dan Singkawang, serta populer di Kepulauan Riau. Makanan ini juga populer di kalangan masyarakat Melayu pesisir, termasuk di Malaysia, dan dikenal dengan rasa gurih-asam.

Fermentasi ini menciptakan rasa gurih, asin, dan sedikit asam yang khas. Umumnya diolah menjadi sambal dengan campuran bawang dan cabai, atau dimakan langsung dengan perasan jeruk.

Proses fermentasi cencalok biasanya memakan waktu beberapa hari hingga menghasilkan rasa asam, asin, dan aroma khas yang menyengat, mirip dengan terasi atau bekasang, namun dengan tekstur lebih cair dan udangnya masih utuh. Mengolah Cencalok menjadi lauk sangat sederhana, hanya membutuhkan sedikit bahan seperti yang di kutip dari laman https://www.msn.com/id-id/berita/other/mengenal-cencalok-kuliner-tradisional-kaya-rasa-dari-kalimantan-barat-ini-resepnya/ar-AA1GHE4n berikut :

Bahan-bahan

1 mangkok cencalok

1 buah tomat ukuran sedang

4 buah cabai rawit

3 siung bawang putih

4 siung bawang merah

2-3 buah jeruk sambal (atau jeruk nipis sesuai selera)

Cara Membuat

1. Iris bawang putih, bawang merah, tomat dan cabai rawit.

2. Panaskan wajan dan minyak secukupnya. Tumis bumbu hingga mengharum, masukkan tomat dan cabai rawit.

3. Masukkan cencalok bersama airnya. Tambahkan air secukupnya.

4. Tambahka garam, gula, serta penyedap rasa sesuai selera.

5. Tes rasa dan biarkan hingga mendidih.

6. Setelah masak, tempatkan cencalok di dalam wadah. Beri perasan jeruk sambal sesuai selera.

Cencalok ini sangat pas disajikan Bersama nasi panas, lalapan dan ikan goreng. Selamat mencoba.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....