Tips Mengolah Daun Singkong Anti Alot dan Anti Pahit

  • 30 Apr 2026 08:49 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Bagi anda penggemar gulai pucuk ubi atau gulai daun singkong mungkin pernah membeli daun singkong tapi setelah direbus berjam-jam malah keras kayak karet atau alot dan rasanya pait nyelip di lidah bikin tenggorokan gatal ? Banyak mengira daun paling gelap karena dikira paling tua dan enak, atau yang paling muda biar cepat empuk. Ternyata Ketika dimakan masih ada yang kesat di gigi, dan bau langu padahal udah pakai ikan teri mahal dan santan kental, rasanya tetap aja gagal.

Gulai daun singkong terasa pahit dan langu umumnya disebabkan oleh sisa getah yang tidak terbuang sempurna saat perebusan, penggunaan daun singkong tua, atau bumbu yang tidak matang. Getah ini mengandung sianida yang memberikan rasa pahit alami. Bau langu timbul jika daun kurang lama direbus atau tidak diremas saat dicuci.

Dikutip dari laman https://www.briliofood.net/amp/hits/daun-singkong-sering-pahit-alot-dan-cepat-basi-bisa-jadi-cara-masakmu-belum-tepat-250507o.html agar olahan daun singkong tidak alot,keras dan pahit dapat melakukan hal berikut :

1. Pilih daun yang masih muda; Daun muda biasanya lebih lembut, warnanya lebih cerah, dan tidak berserat kasar. Ini juga mengurangi risiko rasa pahit dan cepat basi setelah dimasak.

2. Rebus dua kali dengan air mendidih; Rebus pertama bertujuan menghilangkan senyawa pahit. Buang airnya, lalu rebus lagi dengan air bersih. Bisa juga ditambahkan sedikit garam saat merebus.

3. Tambahkan sedikit minyak atau garam saat merebus; Minyak bisa membantu menjaga warna tetap hijau cerah, sementara garam membantu mengurangi rasa getir dan mempertahankan tekstur.

4. Tiriskan hingga benar-benar kering; Air yang tersisa bisa mempercepat pembusukan. Pastikan daun singkong tiris sempurna sebelum diolah atau disimpan.

5. Masak dengan bumbu lengkap; Setelah direbus, daun singkong bisa langsung ditumis atau dimasak santan agar rasanya gurih dan teksturnya makin lembut.

Setelah menggunakan tips tersebut barulah kita dapat mengolah daun singkong menjadi sebuah hidangan lezat dengan resep sebagai berikut :

Bahan:

1 ikat besar pucuk daun singkong (pilih pucuk ke-3 sampai ke-5, warna ijo sedang)

200 gram ikan asin jambal roti atau teri medan (cuci bersih, goreng sebentar)

1 liter santan encer dari 1 butir kelapa

200 ml santan kental

3 lembar daun salam

2 batang serai geprek

1 ruas lengkuas geprek

Garam dan gula secukupnya

Bumbu Halus:

8 siung bawang merah

5 siung bawang putih

5 buah cabai merah keriting

3 buah cabai rawit (opsional)

2 cm kunyit bakar (wajib ada buat ngilangin langu)

1 sdt ketumbar sangrai

Cara masaknya ini beda dari biasa dan ini kuncinya:

Setelah daun singkong dipetik, remas-remas daun singkong dalam keadaan kering (jangan dicuci dulu) sampai layu dan volumenya turun setengah. Ini teknik 'mematahkan' serat kasar secara mekanis sebelum kena air. Baru setelah itu cuci bersih. Kedua, rebus air sampai mendidih. Masukkan daun singkong.

Masak 10 menit pertama tanpa menutup panci. Biarkan uap panas membawa keluar senyawa sianida dan bau langu. Buang air rebusan pertama ini. Jangan dipakai lagi. Ini langkah wajib biar gak pait dan gak bikin gatal, ganti dengan air baru yang mendidih. Masukkan lagi daun singkong yang udah diblanching tadi.

Masak sampai benar-benar empuk (bisa 30-45 menit tergantung jenis singkong). Tes dengan jari, kalau bisa hancur mudah berarti sudah siap. Tiriskan, potong-potong kecil.kemudian tumis bumbu halus bersama daun salam, serai, dan lengkuas sampai matang benar dan minyaknya keluar (tanak). Kalau bumbu belum matang, kuah bakal berasa mentah.

Kemudian masukkan santan encer dan daun singkong yang sudah empuk ke dalam tumisan bumbu. Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk. Biarkan meresap sampai air menyusut separuh lalu masukkan santan kental dan ikan asin yang sudah digoreng. Aduk pelan jangan sampai santan pecah. Masak sampai kuah mengental dan berminyak sedikit. Bumbui garam dan gula. Masak sebentar sampai mendidih lagi lalu angkat dan sajikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....