Suka Opor Ayam? Waspada Gangguan Kesehatan yang Mengintai

  • 29 Mar 2026 22:04 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID Tanjungpinang : Moment lebaran tidak terlepas dari sajian kuliner yang sesuai dengan kearifan budaya lokal. Di wilayah Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah yang berada di wilayah Sumatera, makanan berupa Rendang dan Opor ayam selalu menjadi menu andalan di moment lebaran.

Opor ayam memiliki berbagai variasi rawa dan warna, ada opor kuah putih dan juga opor kuah kuning. Apapun jenins opornya tetap saja opor merupakan makanan yang sangat lezat. Namun perlu diingat, dibalik kelezatan opor ayam tersimpan kalori dan lemak yang mengintai kesehatan tubuh. Dikutip dari https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-cara-sehat-konsumsi-opor-ayam-saat-hari-raya?srsltid=AfmBOopOi-qoYJdgF71pYjLQZV1EjgZ-AqwYbvb1ARrpg_r5MrFFqayZ kita perlu membatasi konsumsi makan berlemak salah satunya opor ayam karena hidangan ini terbuat dari Santan yang mengandung sekitar 230-250 kalori per 100 mlililiternya. Kalori ini berasal dari lemak tinggi dalam santan, yang memberikan rasa gurih pada masakan.

Selain itu bahan ini juga mengandung lemak jenuh. Dalam 100 ml santan, terdapat sekitar 24-26 gram lemak. Santan juga mengandung sejumlah kecil karbohidrat, sekitar 2-3 gram per 100 mililiternya. Kandungan protein dalam santan juga terbatas, hanya sekitar 1-2 gram per 100 mililiter.

Cara Sehat Mengonsumsi Opor Ayam saat Hari Raya

Meskipun lemak dalam santan memberikan rasa lezat pada opor ayam, mengonsumsinya berlebihan bisa meningkatkan masalah kesehatan.

Nah, berikut cara sehat mengkonsumsi opor ayam supaya terhindar dari penyakit:

  1. Perhatikan porsinya. Saat mengonsumsi opor, perhatikan porsinya dan jangan konsumsi secara berlebihan. Kuah yang bersantan dan daging ayam yang berlemak bisa meningkatkan jumlah kalori. Bijaklah dalam menentukan porsi memakan opor. Hal ini bisa mencegah penambahan berat badan dan kolesterol dalam darah.

  2. Tambahkan sumber serat yang bisa kamu peroleh dari sayur-sayuran. Sayuran tidak hanya memberikan tekstur dan rasa yang berbeda pada opor ayam, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

  3. Pilih santan rendah lemak. Kini, telah banyak produk santan yang mengandung rendah lemak. Kamu bisa mencobanya untuk mengurangi asupan lemak jenuh yang tidak sehat. Dapat juga menambahkan rempah-rempah dan bumbu-bumbu alami seperti kunyit, jahe, bawang putih, dan bawang merah ke dalam opor. Cara ini bisa memberikan rasa yang lebih kaya dan lezat tanpa mengandalkan santan.

  4. Jangan memanaskan berulang kali. Menghangatkan opor berulang kali bisa mengubah asam lemak menjadi lemak jenuh. Alhasil, kandungan lemak dalam hidangan ini akan semakin meningkat. Kandungan lemak yang terlampau tinggi bisa memicu kenaikan kadar kolesterol dalam darah.

  5. Pilih ayam tanpa kulit. Daging ayam yang digunakan dalam opor ayam seringkali memiliki kulit yang mengandung lemak tambahan. Sebaiknya pilih daging ayam tanpa kulit untuk mengurangi asupan lemak jenuh. Kulit ayam mengandung lemak jenuh dan kalori yang lebih tinggi.

  6. Imbangi dengan olahraga. Setelah menikmati hidangan opor ayam yang lezat, pastikan untuk menjaga pola makan yang seimbang. Caranya dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti buah, sayuran, dan sumber protein yang baik. Jangan lupa untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda, untuk menjaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....