Nastar, Simbol Keberuntungan dan Rejeki
- 30 Apr 2025 22:07 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Siapa yang tidak kenal dengan Nastar ? kue nastar selalu tersaji hampir disetiap perayaan hari besar seperti Idul fitri, Imlek dan hari Natal. Dalam budaya Tionghoa, nastar disebut "ong lai" atau "buah pir emas" yang berarti kemakmuran datang, sehingga dianggap sebagai simbol keberuntungan dan rezeki.
Kue nastar adalah kue kering kecil, bulat, dan renyah yang biasanya diisi dengan selai nanas. Kue ini merupakan salah satu kue khas Lebaran di Indonesia.
Nama "nastar" sendiri berasal dari bahasa Belanda "ananas" (nanas) dan "taart" (kue). Kue nastar berasal dari Belanda, yang dulunya diisi dengan selai blueberry atau apel, namun karena sulitnya mendapatkan buah tersebut di Indonesia, selai nanas menjadi penggantinya.
Dahulu, ketika Belanda datang ke nusantara mereka ingin membuat kue pie tersebut. Namun mereka kesusahan mencari blueberry, stroberi dan apel yang tekstur kematangannya seperti buah yang ada di tanah Belanda.
Sebagai alternatif, terpikirlah ide untuk mengganti buah-buahan tersebut dengan buah yang mudah ditemui di tanah air yaitu nanas. Selain lebih mudah didapat, buah nanas juga dipilih karena citarasa nanas yang asam, manis dan segar sesuai dengan citarasa yang dibawa oleh buah stroberi dan apel.
Kue Nastar memiliki kekhasan pada rasanya yang manis legit namun tetap memiliki cita rasa gurih dengan aroma butter yang kuat.
Karena banyak sekali peminat kue nastar ini sehingga banyak sekali di jumpai berbagai resep nastar baik yang masih originak maupun yang sudah dimodifikasi sesuai selera masing-masing orang.
Berikut salah satu resep nastar yang mungkin bisa menjadi panduan dikutip dari Fimela.com :
Bahan-bahan :
1 kg tepung terigu protein rendah
250 g gula halus
400 g margarin cake & cookie
200 g mentega wisjman
8 butir kuning telur
3 sdm susu bubuk
1 sdt vanilla cair
Bahan isian:
Selai nanas ( bisa dibeli ditoko bahan kue )
Bahan olesan:
2 butir kuning telur
1 sdm minyak
1 sdt kental manis
Cara pembuatan :
Pertama, masak isian selai nanas dahulu. Jika sudah matang dan dingin, bulat-bulatkan sama besar dan sisihkan.
Campurkan bahan olesan, kemudian simpan di kulkas.
Sangrai sebentar tepung terigu, kurang lebih 5-10 menit, untuk mengurangi kadar airnya sehingga bisa lebih tahan lama saat disimpan. Jangan terlalu lama karena nanti teksturnya jadi renyah dan tidak ngeprul.
Mixer mentega, gula, margarin, kuning telur, susu bubuk, vanilla, hingga asal tercampur rata. Angkat mixer.
Jika tak punya mixer, cukup gunakan whisk. Kocok dulu mentega dan margarin hingga lembut, baru masukkan gula, susu bubuk, vanilla, lalu kuning telur.
Campurkan tepung terigu, susu bubuk dan vanilla bubuk. Masukkan ke dalam adonan telur, aduk menggunakan spatula.
Panaskan oven selama 10 menit dahulu dengan suhu 150 derajat Celcius.
Ambil adonan secukupnya, bulat-bulatkan sama besar lalu isi dengan selai nanas. Tata di loyang yang sudah dioles margarin atau baking paper.
Lalu panggang dengan api atas bawah selama 15-20 menit, bisa disesuaikan sendiri dengan oven masing-masing
Keluarkan nastar, tunggu hingga agak dingin lalu oles nastar dengan bahan olesan.
Kembali panggang selama 15-20 menit atau hingga matang kekuningan bagian atasnya.
ika sudah matang, keluarkan dari oven dan biarkan dingin.
Nastar premium 1 kg siap kemas dan sajikan saat lebaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....