Aneka Olahan Tempe yang Populer di Luar Negeri
- 24 Apr 2025 12:19 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Tempe merupakan salah satu makanan populer masyarakat Indonesia, dikonsumsi oleh berbagai kalangan, dari rumah tangga sederhana hingga restoran mewah. Di dunia internasional, tempe kini naik kelas menjadi makanan bergizi, modern, dan digemari, terutama dikalangan pencinta makanan sehat dan ramah lingkungan.
“Paling suka tempe bacem, enak dan manis, cocok dijadikan lauk bekal kuliah,” ucap Rosmawati, Kamis (24/4/2025).
Menurut Kementerian Pertanian RI, lebih dari 80 ribu unit usaha tempe skala kecil hingga menengah yang tersebar di seluruh Indonesia. Tempe bukan hanya makanan, tapi juga bagian dari budaya kuliner Nusantara, dengan berbagai variasi di tiap daerah, seperti, tempe Mendoan (Banyumas), tempe Bacem (Yogyakarta), dan tempe Semangit (Jawa Tengah).
Tempe semakin diakui secara global sebagai superfood nabati karena tinggi protein, serat, dan probiotik. Banyak negara kini mengimpor tempe dari Indonesia atau memproduksi tempe lokal.
Di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Belanda, tempe sering disajikan di restoran vegan, vegetarian, dan sehat. Selain karena rasanya yang khas dan gizinya yang baik untuk kesehatan.
Tempe disukai masyarakat luar Indonesia, karena teksturnya yang “meaty” tapi berbahan nabati. Menurut laporan Grand View Research, pasar tempe global diperkirakan bernilai lebih dari USD 7,6 miliar pada tahun 2030.
Adapun negara-negara yang memiliki permintaan tinggi untuk produk tempe, antara lain, Amerika, Belanda, dan Jepang.
Olahan tempe yang populer di luar negeri, seperti, tempe stir fry (tumis tempe sayuran). Potongan tempe dimasak bersama sayuran dan saus Asia (kecap, jahe, dan minyak wijen), populer di restoran vegan di Amerika dan Eropa.
Ada pula menu BBQ Tempeh, yaitu, tempe yang dimarinasi dalam saus BBQ lalu dipanggang. Bagi orang-orang vegetarian, BBQ Tempeh biasanya dijadikan pengganti daging dalam burger vegan.
Kemudian, tempeh tacos, yaitu tempe yang dibumbui dengan rempah ala Meksiko, lalu disajikan dalam tortilla. Menu yang satu ini berhasil menjadi menu hits di kafe vegan di Los Angeles dan Berlin.
Tidak ketinggalan variasi unik Tempeh Satay yang ramai di sosial media, yaitu tempe yang dipotong dadu, ditusuk, dipanggang, dan disajikan dengan saus kacang. Versi vegan dari sate ayam, populer di Belanda dan Australia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....